alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

MATARAM–Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah, dalam rapat secara daring, di ruang kerjanya, Kamis (6/8) lalu.

Setiap empat tahun sekali status Unesco Global Geopark (UGG) Rinjani Lombok dievaluasi Unesco. Jika pengelolaan tidak memenuhi standar yang dibuat Unesco, bukan tidak mungkin gelar itu dicabut.

Status UGG Rinjani-Lombok saat ini berlaku 2018 hingga 2022. Tahun depan tim asesor Unesco akan datang mengevaluasi. Kemudian tahun 2022 akan diumumkan apakah status itu masih layak atau tidak.

Wagub Rohmi tidak ingin status itu lepas. Ia pun mengajak pengurus UGG Rinjani Lombok, Balai Taman Nasional Geopark Rinjani (TNGR) serta pihak-pihak terkait optimal mengelola Rinjani.

Kolaborasi yang baik antara Balai TNGR, masyarakat, dan pemerintah daerah menjadi kunci memelihara kelestarian Rinjani. Kerja sama itu pula yang membuat Rinjani menjadi geopark dunia dan cagar biosfer dunia. ”Saya tidak mau usaha kita untuk memelihara Rinjani ini tidak serius,” tegasnya.

Selain itu, ia berharap keberadaan UGG Rinjani Lombok memberikan dampak kepada masyarakat. Pemberdayaan dan eduksi harus terus dilakukan.

Rapat daring itu diikuti Kepala Balai TNGR Dedy Asirady, pengurus Unesco Global Geopark (UGG) Rinjani-Lombok, Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, dan Kadis Pariwisata NTB H Lalu Mohammad Faozal.

Sekda Gita meminta OPD yang punya tugas dalam pemeliharaan UGG Rinjani-Lombok melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik. ”Ini harus terus menerus kita sinergi dan komunikasikan,” tutur Lalu Gita.

Ia juga meminta balai TNGR dan pengurus UGG Rinjani-Lombok segera menghubungi pemprov apabila menemui kendala. Dengan begitu, pemeliharaan Rinjani dapat berjalan dengan baik.

Kepala Dinas Pariwisata NTB H Lalu Mohammad Faozal menyoroti soal revalidasi standar geopark Rinjani oleh Unesco. Revalidasi sangat penting karena validasi geopark Rinjani dilakukan sejak tiga tahun lalu. ”Perubahan situasi dan kondisi dalam kurun tersebut menjadi alasan utama harus dilakukannya revalidasi,” katanya.

Beberapa kebutuhan revalidasi Unesco tahun 2021 yang wajib dipenuhi. Antara lain, pemenuhan rekomendasi Unesco, penguatan situs geopark terkait atraksi, amenitas, dan aksesibilitas.

Kemudian penguatan kajian dan edukasi, penguatan jaringan dan kelembagaan. Penguatan pokja dan ekonomi masyarakat, serta penguatan konservasi alam dan budaya. ”Sesegera mungkin revalidasi terhadap apa-apa yang menjadi standar geopark,” katanya.

Kepala Balai TNGR Dedy Asriady menyatakan komitmen dalam mendukung program pembangunan NTB. Ia menyadari, Rinjani telah menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan di NTB. ”Kami akan senantiasa bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” katanya.

Dedy mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap keberlangsungan dan pelestarian Rinjani. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).
Enable Notifications    Ok No thanks