alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Rampas HP Siswa SD di Narmada, Jek Diringkus TIM PUMA

MATARAM-Dua bulan buron, pelarian  MA alias Jek berakhir di tangan Tim Puma Polresta Mataram. ”MA ini melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan (Curas) di wilayah Narmada, Juli lalu,” kata  Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa, kemarin (7/9).

Penangkapan Jek berawal dari penangkapan dua rekannya. Berinisial W dan Z. ”Dua rekannya itu ditangkap karena kasus curanmor,” jelasnya.

Dari keterangan W dan Z, selain mencuri sepeda motor, dia juga pernah melakukan pencurian handphone di wilayah Narmada. Jek bertindak sebagai pemetiknya. ”Kami sudah menerima laporan terkait kasus curas itu. Kami pun melakukan pengembangan,” ujarnya.

Jek cukup licin saat ditangkap. Namun, tim Puma terus berupaya melakukan penangkapan. ”Kita berhasil menangkapnya di rumahnya,” ungkapnya.

Jek telah mengakui perbuatannya. Dia mencuri handphone  (HP) milik seorang siswa SD yang sedang bermain game di berugak Rumah Sakit Awet Muda, Narmada.

Modusnya, Jek sengaja bertanya kepada anak yang bermain game tersebut. Dia mempertanyakan rumah seorang temannya yang berada disekitaran Narmada. ”Pelaku juga sempat meminjam hanphone korban untuk menelpon rekan yang dicarinya,” jelasnya.

Namun, anak menolak. Dengan alasan baterai handphonenya sedikit lagi. ”Tak diberikan, Jek langsung merampas handphone milik anak tersebut,” bebernya.

Anak itu pun teriak meminta tolong. Namun, Jek berhasil kabur dengan dibonceng W.  ”Pelaku belum sempat menjual handphone tersebut,” ujarnya.

Rencananya, handphone tersebut akan dijual. Uangnya bakal dibagi tiga. ”Katanya, uang itu akan digunakan untuk tambahan uang belanjanya,” ucapnya.

Kadek Adi mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan tetap mengawasi putra-putrinya. Para orang tua diminta untuk tidak membiarkan anaknya menggunakan handphone dipinggir jalan tanpa pengawasan. “Itu berpotensi mengundang niat pelaku tindak pidana berbuat kejahatan. Modus seperti itu  beberapa kali terjadi. Tolong anak-anaknya diawasi dengan baik,” imbaunya.

Akibat perbuatannya, Jek dijerat pasal 365 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gali Terowongan, Napi Narkoba asal China Kabur dari Lapas Tangerang

KAPOLRES Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengungkapkan, pihaknya menemukan beberapa barang bukti berupa linggis, pahat, obeng dan lainnya yang digunakan terpidana mati kasus narkoba asal Tiongkok tersebut. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang pegawai dan satu orang sipil.

Desa Mantang Masuk Nominasi Juara Lomba Kampung Sehat

Desa Mantang menjadi salah satu desa yang masuk nominasi juara pada Lomba Kampung Sehat di Lombok Tengah. Total ada 10 desa terbaik dari 139 desa dan kelurahan yang mengikuti lomba dari Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks