alexametrics
Sabtu, 24 Oktober 2020
Sabtu, 24 Oktober 2020

Bolos, TKD Dipotong 50 Persen

MATARAM-Libur panjang Lebaran sudah selesai. Kini waktunya para Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali kerja. Jika bolos dan tidak masuk tanpa keterangan setelah libur, sanksi berat sudah menanti.

“Uang tunjangan kinerja daerahnya (TKD) kita potong 50 persen,” tegas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) NTB H Lalu Dirjahartha, kemarin (9/6).

Ia mengingatkan, kedisiplinan para pegawai akan diawasi. Pemprov telah membentuk tim gabungan dari unsur badan kepegawaian daerah, Satpol PP, biro organisasi dan inspektorat. Mereka akan turun melakukan pengecekan tingkat kehadiran pegawai. Termasuk meminta daftar absensi dan mengecek siapa yang terlambat datang upacara.

Daftar ASN yang tidak hadir akan dilaporkan langsung ke kementerian. Ketidakhadiran mereka tentu akan menjadi catatan langsung pemerintah pusat. Karena itu, dia mengingatkan  seluruh ASN hadir tepat waktu. Karena libur cukup panjang, tidak ada alasan tidak hadir. “Menteri sudah melarang menambah cuti, jadi tidak boleh nambah lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi NTB H Yusron Hadi menambahkan, pemantauan kedisiplinan pegawai merupakan perintah langsung  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Melalui surat edaran, pemda diminta memantau kehadiran ASN. Hasil pemantauan akan langsung dilaporkan ke pusat melalui aplikasi resmi Kemenpan-RB hari itu juga.

”ASN yang tidak masuk pada 10 Juni tanpa keterangan resmi akan dikenakan sanski disiplin,” katanya.

Dalam Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 13 Tahun 2019 tentang Cuti Bersama Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditetapkan cuti bersama Lebaran hanya tanggal 3, 4, dan 7 Juni 2019. Sehingga cuti bersama hanya tiga hari. Namun menjadi panjang karena bertepatan dengan hari libur nasional dan Sabtu-Minggu yang bukan jam kerja. Kepres juga mengatur cuti bersama hari natal 24 Desember. (ili/r5) 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Warga Antusias Hadiri Peresmian Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan

Ratusan warga tumpah di jalan Saleh Sungkar, Dayen Peken Ampenan Kamis (22/10) sore kemarin. Warga hadir menyambut kedatangan pasangan H Mohan Roliskana – TGH Mujiburrahman (HARUM). Kedatangan pasangan ini untuk meresmikan Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan.

Satgas Covid-19 : Masyarakat Harus Taat 3M Ketika Liburan

Kebijakan yang dibuat pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dinilai cukup baik. Tantangan selanjutnya adalah pengawasan terhadap implementasi di lapangan. Khususnya terkaitpenerapan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

Tiga Bank Syariah Digabung, Bersiap Jadi yang Terbesar di Nasional

”Mengawal dan membesarkan tidak hanya sampai legal merger, tapi juga memastikan hadirnya bank syariah nasional terbesar ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” katanya.

Honda Genio Makin Fashionable

”Tampilan Honda Genio yang semakin atraktif mewakilkan ekspresi anak muda,” ujar Thomas. 

UN Diganti, Pemerintah Didorong Intensifkan Sosialisasi

”Supaya apa yang kurang dan kendala yang muncul, bisa segera dievaluasi,” ujar dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris dan Pasca Bahasa FKIP Unram ini.

Produksi Meningkat, Perajin Perak Terima Bantuan Hibah Mesin Giling

Ketua Tim  Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) Adi Sayoga secara simbolis telah menyerahkan bantuan mesin giling perak kepada JEN' s

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications    Ok No thanks