alexametrics
Rabu, 25 November 2020
Rabu, 25 November 2020

Upaya Penghematan, Pemprov Integrasikan Program dengan Kabupaten/Kota

MATARAM-Langkah penghemataan akan dilakukan Pemprov NTB untuk kegiatan di tahun anggaran 2021. ”Namanya kondisi sulit. Anggaran terbatas, program seabrek-abrek, jadi harus betul-betul berhemat,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah, Senin (9/11/2020).

Pemprov, kata wagub, akan menggunakan skala prioritas. Untuk seluruh kegiatan yang dibiayai dari APBD 2021. Yang bisa dilaksanakan merupakan program unggulan. Seperti kesehatan, pendidikan, hingga industrialisasi. ”Itu cara kita supaya target di 2021 bisa tercapai di kondisi yang sulit,” ujarnya.

Di KUA-PPAS 2021, proyeksi APBD pemprov tahun depan berada di angka Rp 5,260 triliun. Angka ini bisa berubah bergantung pada pendapatan asli daerah (PAD) yang bisa dicapai hingga akhir tahun ini.

”Itu belum final. Apakah naik sedikit atau tetap, tapi tentu kita tidak harapkan turun,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB H Amri Rakhman, Senin (9/11/2020).

Amry menyebut efisiensi tak bisa dihindari untuk tahun anggaran 2021. Dasarnya kegiatan yang dilakukan tahun ini. Untuk yang sudah berhasil dicapai, menjadi landasan pemprov merancang kegiatan di tahun depan. Sesuai dengan kondisi dan kemampuan keuangannya.

”RPJMD juga sudah kita revisi. Renstra juga begitu. Alasannya ya sulit mencapai maksimal pendapatan dan melakukan pembiayaan,” jelas Amry.

Kondisi keuangan akibat pandemi membuat pemprov harus berpikir keras untuk pelaksanaan kegiatan. Di satu sisi terjadi peningkatan kebutuhan. Namun, di sisi lain pendapatan menurun.

Upaya penghematan menjadi satu-satunya solusi. Yang disesuaikan juga dengan sejumlah regulasi dari pemerintah pusat. Seperti Perpres Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan. Meliputi biaya honorarium hingga perjalanan dinas.

Alternatif lainnya, mengeroyok kegiatan bersama kabupaten/kota maupun pemerintah pusat. Juga pemerintah desa. Dengan kondisi keuangan yang menurun, pemprov akan melakukan supporting atau integrasi kegiatan dari kabupaten/kota se-NTB.

Amry kemudian mencontohkan KEK Mandalika hingga program kota/kabupaten layak anak. Yang merupakan perwujudan dari fungsi kabupaten/kota hingga pemerintah pusat. ”Jadi akan kita petakan, dalam satu program unggulan, siapa yang punya otoritas kewenangan dan berapa besar kontribusinya dalam program itu,” beber Amry. (dit/r5)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Dijual ke Luar Daerah, Harga Bahan Pokok di Mataram Naik

”Yang buat mahal itu harganya karena banyak dikirim ke luar daerah. Di sana harganya jauh lebih menjanjikan jadi pedagang memilih kirim ke sana juga,” ujarnya.

Guru Garda Terdepan Pencegahan Korona di Sekolah

”Kalau guru tidak disiplin atau lengah, maka saya tidak bisa bayangkan, apa yang akan terjadi pada anak-anak kita,” ujar Pembina BKP PGRI NTB Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

Pola makan dengan asupan makanan tinggi kalori dan tinggi protein merupakan treatment yang dianjurkan saat terkena COVID-19. Hal ini berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh.

XL Axiata Raih Dua Penghargaan Internasional

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali berhasil mendapatkan penghargaan tingkat internasional.

Dosen Fisika Unram Gelar Pelatihan HOTS Daring

”Ini (pelatihan, Red) dalam rangka meningkatkan kualitas hasil pembelajaran siswa di tengah wabah Pandemi Covid-19,” kata Ni Nyoman Sri Putu Verawati, ketua tim dosen, kemarin (23/11).

Dewan Mataram Minta Pembagian Bantuan JPS Usai Pilkada

-Sejumlah anggota dewan meradang. Bukan karena tak setuju dengan bantuan JPS tahap enam. Tapi, mereka khawatir JPS ini ditunggangi kepentingan politik jelang Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.
00:06:43

VIDEO : Polisi Bongkar Pabrik Sabu di Pringgasela Lotim

Peredaran gelap narkoba di Provinsi NTB benar-benar mengkhawatirkan. Pera pelakunya menggunakan beribu macam cara. Bahkan sudah ada yang memproduksi barang haram itu di daerah ini. Polisi sudah berhasil membongkarnya.

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...
Enable Notifications    OK No thanks