alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Terus Naik, NTB 33 Positif Korona, Satu Balita Umur Dua Tahun Terjangkit Covid 19

MATARAM—Tren peningkatan jumlah pasen positif korona di NTB semakin mengkhawatirkan. Sabtu  (11/4) malam Pemprov NTB resmi mengkonfirmasi adanya delapan kasus positif baru. Delapan kasus ini membuat kasus positif korona di NTB menjadi 33 kasus, dua meninggal dan tiga sembuh.

Rinciannya lima warga Mataram, dua Lombok Barat dan satu kasus baru dari Lombok Timur.Dalam penambahan ini ada satu balita umur dua tahun. Ini merupakan kasus pertama balita di NTB terjangkit korona.

Dalam siaran persnya Pemprov NTB menyebut balita tersebut tercatat sebagai pasien nomor 27,  berinisial HW, laki-laki, usia dua tahun, asal  Gunungsari  Lombok Barat.

Padahal pasien dan keluarganya tidak ada  riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid-19. Selain itu  riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak ada. Saat ini ia dirawat di Ruang Isolasi RSUD  Provinsi NTB.

Belum diketahui sumbernya, masih perlu dilakukan penelusuran, baik orang tua, tetangga dan lingkungan yg pernah bersentuhan anak tsb. Butuh waktu untuk menemukannya. Juga butuh kejujuran dari orang tua, untuk memberikan data/informasi, sehingga cepat teridenfikasi sumbernya,” ujar Kadiskominfotik NTB I Gede Putu Aryadi kepada  Lombok Post.

Selentara itu tujuh pasien lainnya adalah Pasien nomor 26,  berinisial SR, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Selong Kabupaten Lombok  Timur.  Pasien nomor 28,  CT, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kecamatan Sekarbela Kota  Mataram.

Pasien nomor 29,  FYT, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Kecamatan Sekarbela Kota  Mataram. Pasien nomor 30,  RA, perempuan, usia 51 tahun, penduduk Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 31, DAR, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Monjok Kota Mataram.  Pasien nomor 32,  FNH, perempuan, usia 17 tahun, penduduk Monjok Kota Mataram. Terakhir pasien nomor 33,PTS, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Monjok Kota Mataram. (ili/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks