alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Pakai Alat dari China, Pemprov NTB Klaim Hasil Rapid Test Korona Tetap Akurat

PEMPROV NTB menjamin hasil pemeriksaan menggunakan alat rapid test benar-benar akurat. Sehingga tidak ada status “negatif” ataupun “positif” Korona yang palsu.

”Kita tidak pakai (Biozek), kami pakai Wondfo,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (10/5).

Eka perlu menegaskan hal tersebut, menyusul temuan investigasi wartawan internasional atas ketidakakuratan alat rapid test merk Biozek seperti dimuat salah satu majalah berita mingguan nasional, kemarin.

Dinas Kesehatan NTB pun menjamin alat tes cepat (rapid test) yang dipakai sudah teruji. Bukan barang yang diragukan kualitasnya.

Nurhandini mejelaskan, dalam pembelian alat test cepat, Pemprov berpedoman pada hasil evaluasi persatuan patologi klinik untuk spesifitas dan sensitivitas alat. ”Yang dipilih adalah yang hasil evaluasinya baik,” jelasnya.

Alat tes yang digunakan merupakan bantuan pemerintah pusat. ”Kami terima 10.000 dalam bentuk barang,” jelasnya.

Data jual beli online menunjukkan, alat tes cepat Wondfo dijual seharga Rp 740 ribu per unit.  Wondfo di situs jual beli online tersebut merupakan produk rapid test yang diakui dan terdaftar di badan WHO. Alat ini pun disebut telah mendapatkan CE marking (Kesesuaian Uni  Eropa), jaminan suatu produk peralatan medis aman untuk digunakan. Namun begitu, alat merek Wondfo Biotech ini diproduksi di Guangzhow, China.

Karenanya, dr Eka meminta warga tidak perlu khawatir dengan alat test cepat yang digunakan Pemprov. Ia menjamin akurasi hasil tesnya.

Namun begitu, alat merk Wondfo ini di sejumlah daerah disebut sudah tidak dipakai lagi. Antara lain di Kabupaten Sleman Jogjakarta. Beredar pula informasi bahwa ada kasus salah deteksi dengan alat Wondfo ini dalam uji cepat di Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan Polri. Saat itu disebut ada 300 yang positif dari hasil pemeriksaan alat ini. Namun, belakangan malah jadi terbalik. Namun, belum diketahui persis bagaimana hal tersebut terjadi.

Sementara itu, hingga 9 Mei, populasi berisiko yang tes cepat dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT) di NTB mencapai 6.734 orang. Hasil tesnya 675 orang reaktif.

Populasi yang tes cepat yakni tenaga kesehatan sebanyak 1.030 orang dengan hasil reaktif 30 orang, 1.730 orang dalam pemantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG) dengan hasil 97 orang reaktif.

Kemudian 3.136 orang pelaku perjalanan tanpa gejala (PPTG) perjalanan Gowa Makassar dengan hasil 524 orang reaktif, dan 838 orang PPTG dan OTG perjalanan Bogor dan Jakarta dengan hasil 24 orang reaktif. ”Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19,” jelasnya.

Hingga kemarin, jumlah kasus Covid-19 di NTB mencapai 331 orang, 106 orang diantaranya sudah sembuh, enam meninggal dunia, serta 219 orang masih dirawat.

Penambahan satu kasus baru diketahui dari hasil uji swab yang dilakukan RSUD NTB dan laboratorium Generik Sumbawa Technopark terhadap 248 sampel. Hasilnya 242 sampel negatif, lima sampel ulangan masih positif. ”Dan satu sampel kasus baru positif Covid-19,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, dalam keterangan persnya.

Kasus baru positif yaitu pasien nomor 331, Ny. ES, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Ia merupakan pasien penularan lokal. ”Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit juga tidak punya riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19,” kata Gita.

Berita baiknya, 13 orang pasien Covid-19 dinyatakan sembuh. ”Ini menambah optimisme kita dalam penanganan pandemi,” ujarnya.

Sementara itu, Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 yang disiapkan pemprov belum ada yang menempati. Tidak ada pasien yang dirujuk ke tempat itu sampai kemarin. Rencana mau dikirim dari RSUD Kota Mataram namun urung dilakukan.(ili/r6/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks