alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Alhamdulillah, 115 Tenaga Medis NTB Sembuh dari Korona

MATARAM–Sementara itu, sekitar 115 tenaga medis yang terjangkit Covid-19 sudah sembuh. Mereka akhirnya bisa pulang. Tapi 66 orang yang baru sembuh harus isolasi mandiri selama 14 hari.

”Wajib isolasi sebelum kembali melayani masyarakat di pusat-pusat pelayanan kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, dalam keteranganpersnya, kemarin (10/6).

Ia mengaku senang dengan sembuhnya para petugas medis. Bila sudah pulih, mereka bisa kembali membantu pelayanan penanganan Covid-19. ”Semua berkat doa bapak ibu semuanya,” kata Eka.

Dalam tiga hari terakhir, jumlah pasien sembuh di NTB terus meningkat. Jumlahnya lebih banyak dibandingkan pasien positif baru. Kemarin, ada tambahan 23 pasien sembuh. Sehingga total pasien sembuh mencapai 508 orang dari 868 kasus.

Sayangnya, jumlah pasien meninggal juga terus bertambah hingga 33 orang. Dalam rilis terbaru, empat pasien Covid-19 meninggal dunia. Sementara 327 orang masih dirawat.

Eka menambahkan, untuk meningkatkan penanganan, pemprov melaksanakan kegiatan berupa disinfeksi dan sosialisasi protokol kesehatan di tempat-tempat umum.

Selain itu, respon penanggulangan yakni pelacakan kontak pasien, pool test di tiga gili yakni sosialisasi dan pelaksanaan, penambahan tenaga kiriman dari Kemenkes, melengkapi alat, bahan/reagen, operasional.

Juga menambahkan 500 TCM untuk RSUP, RS Manambai, RS Kota Mataram dan ditambah lagi dengan RRS Selong. Selain itu, mereka berencana melaksanakan pool test di daerah beresiko seperti pasar, daerah resiko tinggi, pesantren, sekolah.

Terpisah, Wakil Gubernur Hj Sitti Rohmi Djalilah dalam rapat koordinasi Gugus Tugas Covid-19 NTB senang dengan kurva jumlah pasien sembuh dengan jumlah pasien yang dirawat membaik.

Meski demikian, penanganan Covid-19 harus ditingkatkan, kekompakan harus tetap dijaga agar wabah hilang dari NTB. ”Dengan kekompakan kita semua, mudah-mudahan kita dapat menangani wabah ini semakin baik lagi,” katanya.

Ia mengingatkan, protokol kesehatan Covid-19 sangat penting diterapkan untuk mencegah penularan. ”Sampai ditemukannya vaksi, yang paling penting bagaimana kita hidup dengan protokol kesehatan,” katanya.

Mengingat tingginya orang positif tanpa gejala (OTG) di NTB, ia meminta seluruh petugas mengedukasi pasien OTG agar melaksanakan isolasi mandiri dengan benar.(Ili/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pak Wali..!! Kelurahan Cakra Barat Butuh APD Segera

Kelurahan Cakranegara Barat, salah satu wilayah yang berstatus zona merah di Mataram. Tidak main-main. Sebanyak 27 warga kelurahan ini dipastikan positif terinfeksi Covid-19. Warga kelurahan ingin status wilayah tempat tinggalnya keluar dari zona merah. Mereka butuh bantuan pemerintah.

Penanganan Kasus Pernikahan Sejenis Dialihkan ke Polres Lobar

Kasus pernikahan sesama pria  SU alias Mita dengan MU menyeret pejabat yang mengeluarkan rekomendasi dan menerbitkan surat nikah. Yakni  Kepala Lingkungan (Kaling) Pejarakan, Lurah Pejarakan Karya, dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Ampenan

Pilbup Loteng, Pathul-Nursiah Segera Terima SK Berkarya

Arah partai politik satu per satu mulai terang benderang. Terbaru, Partai Beringin Karya (Berkarya) telah menyiapkan SK untuk empat kabupaten/kota di NTB.

Jaksa Teliti Berkas Penyelundupan Narkoba ke Lapas Mataram

Penyidik Satnarkoba Polresta Mataram baru menetapkan dua tersangka penyelundupan narkoba ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram. Yakni, berinsial S dan A. 

22 Juli, Jaksa Umumkan Tersangka Dugaan Korupsi Asrama Haji NTB

Penanganan dugaan korupsi pengelolaan dan pemeliharaan asrama haji NTB tahun 2017 tinggal menetapkan tersangka. ”Kita tetapkan tersangka di Hari Adhyaksa (22 Juli 2020),” kata Juru Bicara Kejati NTB Dedi Irawan, Rabu (8/7).

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks