alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Bansos NTB Segera Disalurkan, Satu Keluarga Dapat 15 Kilogram Beras

MATARAM-Beras bagi keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos segera didistribusikan. Masing-masing keluarga akan menerima 15 kilogram selama tiga bulan.

”Hasil koordinasi dengan Bulog, kami harus segera menyiapkan data penerima, mereka menyiapkan beras,” kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Jamsos), Dinas Sosial NTB Kukuh Atmadi, Senin (10/8).

Dalam pertemuan dengan Bulog, mereka juga membahas kesiapan teknis pendistribusian. Terkait itu, Bulog NTB akan berkoordinasi dengan pusat terlebih dahulu. ”Pemetaan data dan konsolidasi pendampingan akan kami siapkan. Sehingga calon penerima bansos beras sesuai data terkini,”  ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Komersial, Kanwil Perum Bulog NTB Eri Nurul Hilal mengatakan, pihaknya akan memastikan beras yang dibagikan berkualitas dan jumlahnya mencukupi. ”Beras yang terdistribusi harus layak dikonsumsi,” katanya.

Ia mengharapkan, data calon penerima bansos beras segera diberikan Dinas Sosial NTB. ”Kami masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pusat. Semoga Agustus ini bisa mulai berjalan,” harapnya.

Di masing-masing kabupaten, kata Eri, Bulog sudah memiliki cabang dan gudang masing- masing. Sehingga akan memudahkan dalam proses pendistribusian. Seperti Bima, Kota Bima, dan Dompu berada dibawah naungam Bulog Kota Bima. ”Sedangkan Sumbawa menaungi Sumbawa dan Sumbawa Barat,” jelasnya.

Untuk Lombok Timur dilayani Bulog cabang Lombok Timur. Kemudian Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara, dan Mataram dibawah naungan Kanwil Perum Bulog NTB. ”Tetapi gudang tetap ada di kabupaten/kota masing-masing,” jelasnya.

Untuk memastikan beras yang dibagikan dalam kualitas bagus, Bulog akan membuat acara masak beras di kantor Kanwil Perum Bulog. Hadir dalam pertemuan tersebut, Koreg PKH Bali Nusra Mukhlis, Korwil PKH NTB Nurhasim, dan Staf Linjamsos Dinsos NTB Muhammad Hizam. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).
Enable Notifications    Ok No thanks