alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Jangan Abaikan Perubahan Iklim!

MATARAM-Bila tidak memperhatikan perubahan iklim, rencana pembangunan bisa berantakan. ”Produktivitas pertanian bisa menurun, sektor-sektor lainnya juga bisa terganggu,” kata Wakil Direktur Konsepsi NTB Ir Zulfikri pada Lombok Post, kemarin (11/3).

Faktor perubahan iklim selama ini kerap diabaikan. Akibatnya, banyak rencana pembangunan tidak mencapai target. ”Salah satu dampak perubahan iklim yang kerap dialami adalah gagal panen,” katanya.

Contoh lainnya, produksi garam sangat terpengaruh cuaca. Pada musim hujan, produksi garam pasti akan turun. ”Masyarakat tidak bisa memproduksi garam saat musim hujan,” katanya.

Dampak-dampak buruk perubahan iklim itu harus dihindari. Sehingga rencana pembangunan sektor ekonomi, pertanian, perikanan, maupun sektor konstruksi tidak terganggu perubahan iklim.

                Mengingat pentingnya antisipasi perubahan iklim, Konsepsi terus mendorong kesadaran semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. ”Terutama di tingkat OPD sebagai pelaksana pembangunan,” katanya.

Jika semua pihak sadar dengan dampak perubahan iklim, NTB akan menjadi lebih tangguh.”Dampak perubahan iklim terhadap ekonomi tidak terlalu besar,” katanya.

OPD diharapkan memasukkan perubahan iklim dalam programnya. ”Mulai dengan membuat payung hukum, sehingga mereka punya landasan untuk menjalankan program,”katanya.

Konsepsi NTB sendiri memiliki tiga kelompok sasaran proyek percontohan penanganan dampak perubahan iklim. Yakni budi daya lobster, tambak garam, dan petani tadah hujan. ”Kita ingin mereka tidak terlalu terdampak dengan perubahan iklim,” katanya.

Untuk budi daya lobster, perubahan iklim sangat berpengaruh. Setiap musim hujan, lobster selalu terjangkit penyakit putih susu. Tapi setelah dipelajari, daya tahan lobster sangat lemah karena cara pemberian pakan yang tidak tepat. “Karena itu kami melatih membuat pelet untuk pakan lobster,” katanya.

Proyek itu saat ini sedang diuji coba. ”Sebulan lebih kami tebar lobster di keramba, hasilnya cukup bagus,” katanya.

Sementara untuk petani tadah hujan, mereka diarahkan memilih jenis tanaman yang tahan cuaca kering. ”Selama ini produksi mereka terganggu karena tidak ada hujan, situasi itu harus bisa diatasi,” katanya.

Caranya, petani tidak hanya menanam padi tapi memilih tanaman hortikultura, atau apa saja yang tahan kekeringan. ”Sehingga sumber pendapatan tetap jalan,” katanya.

Selasa (10/3) lalu, Konsepsi menggelar seminar terkait adaptasi perubahan iklim di kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) NTB.

Seminar itu menghadirkan Kepala Sekretariat LCDI Bappenas Andi Abikusno, Kasubdit Perencanaan PPI Kementarian LHK Anak Agung Gede Putra, dan Dr Perdinan dari IPB. Seminar itu membahas tentang strategi-strategi dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim.

Anak Agung Gede Putra menyebut beberapa program adaptasi perubahan iklim yang bisa dilakukan. Antara lain peningkatan produksi, produktivitas dan mutu produk hortikultura. ”Termasuk program peningkatan ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan petani, dan penciptaan teknologi dan inovasi pertanian bio industri berkelanjutan,”katanya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks