alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

UPDATE Minggu Sore, Bertambah Empat, Pasien Positif Korona NTB Jadi 37 Orang

MATARAM—Grafik peningkatan  jumlah pasen positif korona di NTB terus terus bergerak naik. Minggu   (12/4) sore laman resmi  Gugus Tugas Covid 19 pusat mengumumkan adanya empat penambahan  pasien positif di NTB.

Dari 33 kasus terkonfirmasi pada hari Sabtu (11/4) naik dua kasus menjadi 37 kasus positif pada Sabtu sore pukul 17.00 WITA. Rinciannya 37 positif, dan dua meninggal dunia.

Belum ada data resmi dari Pemprov NTB terkait identitas empat kasus baru ini. Sebelumnya Sabtu (11/4) Pemprov mengumumkan delapan kasus baru  Yakni Pasien nomor 26, berinisial SR, laki-laki, 55 tahun, asal Selong,  Lombok  Timur. Pasien disebut pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari  sebelum sakit. 

Kemudian pasien nomor 27,  berinisial HW, laki-laki, usia 2 tahun, warga  Gunung Sari  Lombok  Barat. Pasien dan keluarganya tidak ada riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid-19.  Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak ada. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB.

Berikutnya Pasien nomor 28, berinisial  CT, perempuan,  41 tahun, pasien nomor 29, FYT, perempuan 15 tahun dan pasien nomor 30 berinisial  RA, perempuan 51 tahun. Semuanya beralamat Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela Kota  Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14  hari sebelum sakit. Namun memiliki riwayat kontak erat dengan Pasien nomor 04.

Kemudian Pasien nomor 31,  DAR, perempuan, usia 15 tahun, Pasien nomor 31, FNH, perempuan 17 tahun dan Pasien no 33, PTS, perempuan 43 tahun.  Ketiganya warga  Monjok Baru,  Kota Mataram. Mereka diketahui  tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dalam 14 hari sebelum  sakit. Namun mereka  memiliki kontak erat dengan Pasien nomor 21. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram.

“Pasien sembuh dari Covid-19 bertambah satu  orang yaitu, pasien nomor 09,  MI, laki-laki, penduduk Pringgasela Kabupaten Lombok Timur,” ujar Sekda NTB HL Gita Ariadi dalam siaran persnya Sabtu (11/4).(ili/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks