alexametrics
Selasa, 9 Agustus 2022
Selasa, 9 Agustus 2022

Okupansi Tembus 90 Persen, Pariwisata NTB Kembali Menggeliat?

MATARAM-Tingkat okupansi kamar sejumlah destinasi wisata di NTB naik pesat di masa liburan Hari Raya Idul Fitri pekan lalu. ”Itu naik 80 hingga 90 persen kalau kita bandingkan periode sebelumnya,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB Yusron Hadi, Rabu (11/5).

Tingginya tingkat kunjungan wisatawan ke NTB dalam satu pekan kemarin, tak lepas dari kebijakan dari pemerintah. Melalui pelonggaran aturan bepergian hingga soal diperbolehkannya masyarakat untuk mudik.

Dampak dari kebijakan positif ini, membuat masyarakat memanfaatkan waktu untuk berlibur ke beberapa destinasi di NTB. ”Tiga gili di Lombok Utara, Sembalun, Senggigi. Mandalika juga itu meningkat kunjungannya,” ujarnya.

Adanya kelonggaran di masa pandemi covid, juga patut disikapi secara bijak. Kata Yusron, masyarakat yang berwisata, harus mengedepankan protokol kesehatan. Termasuk menjaga kebersihan di destinasi wisata yang dikunjungi.

Yusron optimis pariwisata NTB akan semakin baik di sisa tahun ini. Apalagi ia mendapat informasi adanya penambahan jadwal penyeberangan yang dilayani kapal cepat dari Bali, menuju tiga gili di Lombok Utara.

Baca Juga :  Pemprov NTB Siapkan 25 Hotel untuk Travel Bubble saat Tes Pramusim MotoGP

”Rencananya jadi dua kali sehari. Tentu ini kabar baik untuk pariwisata gili,” kata Yusron.

Terpisah, Ketua Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) NTB Lalu Kusnawan memproyeksikan akan lebih banyak wisawatan mancanegara (wisman) datang ke NTB. ”Sekarang visa khusus wisata untuk orang asing berlaku untuk 43 negara,” kata Kusnawan.

Selain itu, bebas visa kunjungan juga berlaku untuk warga dari 9 negara di ASEAN. Kebijakan ini diatur dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi Nomor IMI-0549.GR.01.01. Mengenai Kemudahan Keimigrasian Dalam Rangka Mendukung Pariwisata Berkelanjutan Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019. Kebijakan telah berlaku sejak 6 April 2022 lalu.

Sebagai bentuk persiapan terhadap edaran ini, kata Kusnawan, para pelaku wisata hotel pun berbenah dan persiapkan tenaga-tenaga operasional hotel yang sempat dirumahkan sebelumnya. ”Renovasi kamar-kamar hotel, karyawan yang dulu dirumahkan kami pekerjakan kembali, yang semula masuk dua minggu kini sudah full, begitu juga suplier bahan-bahan makanan dan minuman dan lainnya,” beber Kusnawan.

Baca Juga :  Dua PTS di Lombok Belum Tuntas Kembalikan Anggaran Beasiswa Bidik Misi

Sementara itu, soal kunjungan wisatawan saat libur lebaran lalu, kata Kusnawan, angkanya naik hingga mencapai 60 persen untuk destinasi Gili Trawangan, Meno, dan Air (Tramena). ”Dominan wisatawan mancanegara 60 persen. Sisanya wisatawan domestik,” kata Kusnawan yang juga Ketua Gili Hotel Association (GHA) ini.

Wisman yang datang kebanyakan dari Bali. Datang menggunakan kapal cepat. Jumlahnya setiap hari rata-rata 500 orang. Peningkatan ini dipastikan akan terus berlanjut hingga Agustus nanti.

”Dari Mei dan seterusnya itu sudah masuk pemesanan kamar,” tandas Kusnawan. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/