alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

Syabab Care Ajak Naja ke Malaysia

MATARAM-Syabab Care Malaysia bekerjasama dengan LAZ DASI NTB akan mengajak hafiz cilik Muhammad Naja Hudia Afifurrohman berdakwah berkeliling Malaysia. Rencananya kegiatan itu akan dilakukan pada 24 Juli sampai 1 Agustus.

Pengarah operasi Syabab Care Malaysia Mohammad Azwan bin Mohd Kamaruzaman mengatakan, Naja yang memiliki keterbatasan fisik dan mampu menghafal 30 juz diharapkan bisa memberi inspirasi kepada masyarakat Malaysia. “Kami bawa Naja ke Malaysia agar anak-anak kecil di sana (Malaysia) bisa menginspirasi perjuangannya, di tengah keterbatasan,” tegasnya saat ditemui usai bersilaturahmi ke kediaman Naja.

Selain itu, cara mendidik orang tua Naja juga bisa ditiru bagi para orang tua di Malaysia. Terutama bagaimana mendekatkan anak-anaknya sedari kecil dengan Alquran.

Rencananya, Naja bersama tim dari Syabab Care dan LAZ DASI NTB memiliki agenda berdakwah ke Kuala Lumpur, Selangor, Kelantan, dan Terengganu. Di sana, Naja akan berdialog dengan masyarakat, tuan guru, pemimpin menteri besar, berkunjung ke masjid dan pondok pesantren, agar pada jamaah juga terinspirasi dan banyak belajar dari Najah.

Selain berdakwah, mereka juga akan menggalang dana dari setiap lawatan mereka bersama Naja ke berbagai tempat di Malaysia. Penggalangan dana berupa infaq untuk program wakaf 1.000 sumur. Sumur-sumur itu nantinya akan dibangun di seluruh wilayah di NTB. “Hasilnya untuk semua itu,” tandasnya.

Fundraising LAZ DASI NTB Hanan Yusron bersyukur bahwa kehadiran Naja merupakan sebuah keberkahan yang datang langsung dari Allah SWT. Karena tujuan dibawanya Naja berkeliling Malaysia adalah dakwah. Dia berharap bisa menjadi berkah terhadap hubungan kerja sama Indonesia dan Malaysia yang sudah terjalin lama. “Semoga dari langkah ini bisa memberikan barokah yang lebih banyak lagi untuk kita semua,” tandasnya. (yun/r5/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Bukan Baihaqi, Isvie Akan Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

Golkar dipastikan solid memenangkan setiap pasangan yang diusung. “Sebagai kader Golkar kita harus loyal (pada perintah pertai),” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Gubernur Ingatkan Jaga Kerukunan di Musim Pilkada!

”Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Kamis (17/9/2020).

Koreksi DTKS, Pemprov NTB Coret 215.627 Rumah Tangga

”Data ini dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB H Ahsanul Khalik, Kamis (16/9/2020).

53 SPBU di NTB Sudah Go Digital

”Upaya ini untuk menjawab tantangan di era digital. Pertamina memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, Kamis (17/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks