alexametrics
Sabtu, 23 Oktober 2021
Sabtu, 23 Oktober 2021

Sebelum WSBK, 100 Atlet Triathlon Akan Jajal Sirkuit Mandalika

MATARAM-Hutama Karya Endurance Challenge siap digelar di NTB. Event yang memadukan tiga cabang olahraga ini dipastikan diikuti 100 atlet.

”60 itu warga Indonesia, 40 WNA tapi mereka memang tinggal di Indonesia,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB H Yusron Hadi, Senin (11/10).

Yusron mengatakan, pelaksanaan event dimulai 15-17 Oktober. Seluruh peserta akan memulai lomba dari Gili Air di Lombok Utara. Sebanyak 100 atlet triathlon akan berenang sejauh sekitar dua kilometer menuju daratan Pulau Lombok di Pantai Sire.

Selama berenang, Dispar NTB bersama Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyiapkan atraksi Gendang Beleq. Yang akan mengiringi dan memberi semangat para atlet dari atas perahu.

Setelah tiba di Pantai Sire, seluruh atlet akan bersepeda. Melalui jalur kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat, melewati Kota Mataram dan masuk di jalan bypass BIL untuk selanjutnya menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Lombok Tengah.

Yusron mengatakan, di Mandalika peserta akan berlari sejauh 20 kilometer. Yang istimewa, trek larinya berada di kawasan Pertamina Mandalika International Street Sircuit. Sebanyak 100 atlet akan berlari dengan mengambil jalur kontrol.

”Bukan pas di trek sirkuitnya, tapi di jalur kontrol, jalan yang ada di samping trek itu,” jelas Yusron.

Dengan rencana jalur lomba, Yusron meyakini event wisata olahraga ini akan berlangsung menarik. Banyak destinasi wisata yang akan dilalui 100 persen. Apa yang dilihat sepanjang rute lomba nanti diharapkan menimbulkan kesan yang tidak terlupakan. Terutama momen suguhan Gendang Beleq, mulai dari Gili Air hingga Pantai Sire.

”Kami ingin membuat menarik agar menimbulkan kesan bagi peserta maupun mereka yang datang menonton,” tuturnya.

Yusron memastikan ada 100 atlet triathlon yang siap berlaga. HK Endurance Challenge Lombok 2021 disebutnya menjadi ajang pembuktian bahwa Lombok Sumbawa siap membuka destinasi bagi wisatawan asing maupun domestik.

Tugas pemerintah memastikan kawasan yang dikunjungi wisatawan bebas dari covid. Karena itu, 100 atlet nanti akan menjalani karantina terlebih dahulu dan dicek kesehatannya, apakah terpapar covid atau tidak.

”Disiplin protokol kesehatan tetap jadi perhatian kami, supaya NTB tetap kondusif dan event pariwisata berlangsung sukses,” tegasnya. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks