alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Kasum TNI : Rehab Rekon Gempa NTB Harus Tuntas Tahun Ini !

MATARAM-Perbaikan rumah korban gempa NTB harus tuntas tahun ini. ”Harapan kita akhir tahun semua masyarakat terdampak gempa bumi sudah selesai semuanya,” kata Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, saat meninjau progres rehabilitasi dan rekonstruksi, di Pemenang, Lombok Utara, kemarin (12/3).

                Sebelum meninjau proses pembangunan rumah, Joni Supriyanto mengunjungi posko terpadu rehab rekon gempa NTB di Mataram. Ditemani Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, dia mendapat penjelasan dari Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani.

Joni ingin memastikan pasukan TNI bekerja dengan baik agar target rehab rekon tercapai sesuai rencana pemerintah. ”Saya yakin faktor tuan rumah sangat menentukan. Kalau tuan rumahnya welcome, ya pasti bisa cepat.  Tapi kalau mereka pura-pura, ya cepatnya juga pura-pura,” katanya, dalam pertemuan di posko.

Setelah itu, dia meninjau pembangunan rumah di Gunungsari, Lombok Barat dan Pemenang Lombok Utara. Joni menemukan masih ada beberapa rumah yang belum terbangun karena keterlambatan SK dari BNPB. ”Ketika SK-nya turun nanti akan segera diperbaiki,” katanya.

Dia mengharapkan bantuan dan dukungan semua pihak, sehingga rumah-rumah terdampak gempa bisa kembali diperbaiki. Jumlah tentara yang dikerahkan ke Lombok Utara mencapai 700 orang. Dua bulan ke depan ditugaskan membantu perbaikan rumah, namun ada rencana sampai akhir tahun.

Ia menilai, progres perbaikan rumah sudah cukup bagus. Dari 226.204 rumah rusak, 209.499 unit atau 92,63 persen sudah tertangani. Sisanya 16.705 unit belum tertangani. Dia meminta permasalahan yang menghambat di lapangan segera dituntaskan. ”Permasalahan itu selalu ada, tugas kita menyelsaikan masalah,” katanya.

Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar menjelaskan, pemda menyiapkan langkah-langkah penyelesaian. Bila SK sisa korban gempa tidak terbit setelah masa transisi tanggap darurat selesai, mereka akan membuatkan SK lagi. ”Sehingga tidak ada masyarakat yang tidak dibantu,” katanya.

Pemda KLU menargetkan, tahun 2021 dan 2022, semua warga KLU memiliki rumah. ”Uangnya kita talangi dengan dana RTLH, yang tidak tertangani dengan RTLH, kita pakai APBD II,” katanya.

Dengan banyaknya rumah rusak di KLU, dia berharap masa transisi kembali diperpanjang. ”Saya mendengar tapi belum resmi, rencananya mungkin akan diperpanjang sampai Desember,” katanya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks