alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Kurangi Dampak Korona, Dana PKH Kini Dicairkan Tiap Bulan

MATARAM–Kabar gembira bagi penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Penyaluran bantuan kini dilakukan setiap bulan. ”Sebelumnya hanya empat kali dalam setahun,” kata Kepala Dinas Sosial NTB Hj Wismaningsih Drajadiah, kemarin (12/4).

                Kebijakan itu, kata Wisma, untuk mengantisipasi dampak pandemi Covid-19 terhadap keluarga penerima manfaat (KPM) PKH. ”Bansos PKH menjadi bagian dari skema jaring pengaman sosial (JPS) bagi warga terdampak,” jelasnya.

Dana JPS pusat di NTB mencapai Rp 1,83 triliun lebih. Diberikan dalam bantuan PKH untuk 329.883 KK, bantuan sembako 540.363 KK, dan 868.637 pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA. ”Khusus bantuan PKH tiap keluarga biasanya menerima kisaran Rp 2,7 juta per triwulan,” katanya.

                Di NTB, jumlah orang miskin yang membutuhkan JPS mencapai 655.829 KK. Sebagian besar ditangani pemerintah pusat. ”Yang belum ditangani pusat daerah yang bantu,” kata Wisma.

JPS daerah berupa paket sembako seharga Rp 250 ribu per KK bagi 105 ribu KK terdampak. Total dana JPS yang dihabiskan dalam tiga bulan mencapai Rp 80 Miliar.

Paket bantuan itu berisi beras 10 kg, telur 10 butir, minyak goreng 1 liter, produk olahan ikan, susu kedelai/serbat jahe. ”Juga masker tiga buah, sabun cair 65 ml atau sabun batang, dan minyak kayu putih cengkeh,” jelasnya.

Terpisah, Menteri Sosial RI Juliari Peter Batubara menjelaskan, mulai pertengahan April ini, penerima bantuan PKH bisa mencairkan bantuan setiap bulan hingga Desember 2020. ”Sebelumnya PKH kami berikan tiap tiga bulan sekali, di bulan Januari, April, Juli, dan Oktober,” jelas Juliari, dalam keterangan persnya, kemarin.

Harapannya, selama pandemi Covid-19, keluarga prasejahtera tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. ”Mereka mendapat uang bulanan di tengah kesulitan ekonomi akibat Covid-19,” jelasnya.

Melalui PKH, pemerintah memberikan perlindungan sekaligus di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial. ”Pemerintah juga menaikkan anggaran bansos PKH sebesar 25 persen,” kata Juliari.

Selanjutnya, pemerintah juga menaikkan jumlah KPM dari 9,2 juta menjadi 10 juta keluarga. Penambahan ini merujuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola Pusat Data dan Informasi Kemensos (Pusdatin) dan data Pemda se-Indonesia. ”Jadi, bansos dapat disalurkan lebih tepat sasaran.” kata  mantan anggota DPR itu. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks