alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

NTB Dapat Tambahan Bantuan 10 Ribu APD dari BNPB

MATARAM-Provinsi NTB kembali mendapat tambahan alat pelindung diri (APD). BNPB mengirimkan 10 ribu APD dan 5.000 masker bedah bagi paramedis. ”Prioritas puskesmas dan rumah sakit di NTB,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD NTB H Ahsanul Khalik, kemarin (12/4).

                Bantuan diangkut menggunakan pesawat TNI-AU,  di Lombok International Airport (LIA), Sabtu (11/4). APD itu diterima Kalak BPBD NTB H Ahsanul Khalik bersama tim. ”Kami harapkan bantuan ini bisa memenuhi kebutuhan APD di NTB,” katanya.

                Bantuan akan didistribusikan ke semua daerah sesuai kebutuhan. Hingga kemarin, bantuan belum didistribusikan karena menunggu pemetaan kebutuhan tiap daerah. ”Kami berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk pemetaannya,” kata Khalik.

                Tambahan APD diberikan mengingat kasus positif Covid-19 terus bertambah. Dari satu orang, Maret lalu, meningkat jadi 33 orang akhir pekan kemarin. ”Sehingga dibutuhkan tambahan APD untuk penanganannya,” jelas Khalik.

                Sebelumnya, NTB sudah menerima 4.000 pcs APD. Sebanyak 500 pcs dikirim melalui Kodam IX/Udayana, 1.500 pcs lainnya melalui perwakilan NTB di Jakarta, dan 2.000 pcs melalui Kodam IX/Udayana. ”Juga masker 10 ribu dan alat rapid test sebanyak 4.800,” sebutnya.

                Dengan tambahan 10 ribu APD, total APD yang diberikan ke NTB mencapai 14 ribu pcs. ”Masih akan terus ditambah,” katanya.

Ia menambahkan, untuk mempercepat penjangkauan orang dalam risiko (ODR), orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pemantauan (ODP), seluruh puskesmas digerakkan. ”Mereka turun ke desa-desa sebagai langkah antisipasi sehingga dibutuhkan APD, APK dan rapid test yang cukup bagi tenaga medis,” jelasnya.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB I Gede Putu Aryadi menyebut, sudah 33 orang postif Covid-19. Selain itu, 9.259 orang OTG, 3.658 ODP, 128 PDP, dan 32.308 orang pelaku perjalanan tanpa gejala (PPTG). ”Namun sebagian sudah lepas dari pemantauan,” katanya.

Untuk ODP tersisa 2.088 orang yang masih dipantau. Kemudian PDP tinggal 52 orang yang diisolasi. ”Juga 2.336 OTG sudah bebas pemantauan,” jelasnya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

BRI Dorong Loyalitas Nasabah dan Pengembangan UMKM

Acara Panen Hadiah Simpedes BRI kembali digelar untuk masyarat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.
Enable Notifications.    Ok No thanks