alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Harga HET Bawang Putih Di Pasar Rp 32 Ribu, Ritel Modern Rp 35 Ribu Per Kilo

MATARAM-Belum lama ini, harga bawang putih sempat melambung tinggi. Tak tanggung-tanggung harganya Rp 80 ribu per kilo. Pemprov NTB pun tidak tinggal diam, salah satunya dengan operasi pasar.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) NTB Hj Putu Selly Andayani menegaskan, bawang putih impor sudah masuk ke NTB sebanyak 72 ton. “Jadinya harrga bawang putih mulai berangsur turun di pasaran, sekarang menjadi Rp 38 ribu per kilo,” jelasnya.

Hal ini dilakukan karena produksi bawang putih dalam daerah dinilai masih belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena bawang putih impor sudah masuk, Selly mengatakan pemerintah melalui Kementerian Perdagangan RI, telah mengeluarkan imbauan yang berlaku sejak 10 Mei. Yakni, menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) bawang putih di pasar tradisional sebesar Rp 32 ribu per kilo. Sementara pada ritel modern dan pasar swalayan, dipatok sebesar Rp 35 ribu per kilo.

“Kalau harga bawang putih di pasar tradisional masih mahal, jangan khawatir di ritel modern dan toko swalayan sudah menyediakan bawang putih, bisa beli di sana” terangnya.

Untuk menjaga kestabilan harga, pengawasan terhadap harga bawang putih tetap di pantau oleh Tim Satgas Pangan. Dia berharap, semua pihak bisa bekerja sama dengan mematuhi imbauan pemerintah, jangan sampai ada permainan harga atau mengambil keuntungan dalam situasi seperti ini.

Saat disinggung apakah ada sanksi bagi pelaku usaha yang tidak mengindahkan imbauan tersebut, Selly tidak terlalu berkomentar banyak. “Jangan berbicara sanksi, tetapi pembinaan dan pengawasan yang perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Pengawasan dan pembinaan memang perlu digiatkan. Hal ini mengacu pada pesan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah agar jangan mematikan dunia usaha. Selly menerangkan, semua pelaku usaha harus diberikan jalan, sebab ini erat kaitannya dengan proses pertumbuhan ekonomi NTB.

Sehingga dalam kondisi seperti ini, pemerintah harus hadir dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat. Biar bagaimana pun, pada bulan Ramadan, jelas konsumsi masyarakat mengalami peningkatan.

“Makanya pemprov NTB giat menggelar sidak ke pasar, karena ini juga akan memberikan pengaruh positif terhadap pengendalian harga,” pungkasnya.

Untuk memastikan ritel modern menjalankan imbaun Kementerian Perdagangan RI, Lombok Post mencoba mengunjungi Transmart Carrefour Mataram. Muhammad Hajri, manejer buah dan sayur mengatakan, harga bawang putih yang dijual telah mengacu pada HET Kementerian Perdagangan. Untuk harga bawang putih kualitas biasa dipatok Rp 35 ribu, sementara bawang premium dipatok Rp 62 ribu per kilo.

“Kami tetap mengacu pada imbauan pemerintah dalam rangka menstabilkan harga dan kami juga menyediakan dua pilihan bawang putih, tergantung konsumen mau beli yang mana,” jelasnya. (yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Desa Rhee Loka Sumbawa, Desa dengan Ketahanan Pangan yang Top

DESA Rhee Loka, Kecamatan Rhee, Kabupaten Sumbawa, merupakan salah satu desa yang ikut dalam lomba Kampung Sehat. Dianugerahi alam yang subur serta air yang mengalir tiada henti, desa ini pun menjadi desa dengan ketahanan pangan yang luar biasa.

Desa Jurang Jaler, Juaranya Lingkungan Bersih dan Asri

Desa Jurang Jaler, meraih juara satu Lomba Kampung Sehat di Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah. Desa ini memang kaya inovasi. Terutama bagaimana menggerakkan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan asri.

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks