alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Iutu merujuk dari kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. ‘’Kebijakannya begitu, tetap diserahkan kepada orang tua/wali murid. Penentunya ada di mereka. Dikasih izin atau tidak, itu ada di orang tua siswa,’’ kata bupati didampingi Sekda KSB H. Abdul Azis dan Kabag Prokopim Abdul Muis, Selasa (11/8).

Bupati tidak menampik belajar tatap muka di sekolah sangat dirindukan siswa. Termasuk orang tua siswa. Karena kebijakan, wajib hukumnya mendapat persetujuan orang tua siswa. ‘’Kalau daerah zona hijau dan zona kuning mau melaksanakan tatap muka wajib menerapkan protokol kesehatan. Sesuai protokol kesehatan, minimal 50 persen dari total siswa dalam kelas,’’ jelasnya.

Dia menerangkan setiap kelas hanya boleh diisi 50 persen siswa. Misalnya dalam satu kelas ada 20 orang. Nantinya, siswa yang boleh ikut belajar tatap muka hanya 10 orang. ’’Ini yang harus diatur,’’ terang bupati.

Dia menegaskan di KSB bisa saja diterapkan belajar tatap muka. Apalagi, semua sekolah sudah memiliki SOP masing-masing. ‘’Tapi kembali lagi tadi, itu tetap harus sesuai persetujuan orang tua. Diizinkan atau tidak, ini sedang kita coba upayakan,’’ katanya.

Bila mayoritas orang tua mengizinkan belajar tatap muka di sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) sudah siap.  Segala kebutuhan selama proses belajar di tengah pandemi telah disediakan. Begitu juga dengan sekolah. ‘’KSB tentunya sudah mengarah ke sana. Persiapan terus kita untuk belajar tatap muka di tengah pandemi. Kembali lagi, keputusan akhirnya ada di tangan orang tua/wali murid,’’ ingatnya.

Orang nomor satu KSB ini mengapresiasi guru dan tenaga pendidik. Selama pandemi Covid-19, mereka tetap masuk seperti biasa. Termasuk menyiapkan SOP yang dibutuhkan selama pandemi Covid-19. ‘’Guru-guru kita sudah sangat kreatif. Mau sekolah tatap muka boleh, mau sekolah jarak jauh tidak ada masalah. Karena mereka memiliki SOP masing-masing. Ini luar biasa,’’ tambahnya. (far/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks