alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

Sekda : Pejabat NTB Berisiko Tertular Korona

MATARAM-Para pejabat di NTB kini diminta waspada. Sebagai pelayan masyarakat, mereka rentan tertular Covid-19.

”Pejabat itu setiap saat menghadapi rakyat. Kita tidak tahu rakyat membawa (virus) apa ngak, berisiko kita,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, kemarin (12/10).

Terjangkitnya bupati Lombok Timur dan Dompu kata dia menjadi peringatan bagi para pejabat untuk selalu hati-hati. Termasuk dirinya. Tapi karena tuntutan tugas melayani warga, para pejabat kadang sulit menghindar.

Di Pemprov sendiri, beberapa pejabat dan staf terjangkit Covid-19 seperti pejabat Biro APP bagian pengadaan barang jasa. Kemudian staf BPKAD NTB. Mereka adalah orang-orang yang setiap hari melayani masyarakat. ”Di luar daerah ada banyak pejabat yang sudah positif. Di Mataram Kadis LHK-nya kena,” kata Gita.

Pertengahan September lalu, Dinas Perhubungan NTB juga sempat menutup salah satu bidang karena empat pegawai di bidang itu terjangkit Covid-19. ”Mereka yang kena itu bagian administrasi, bukan bagian lapangan. Tapi mereka kan berinteraksi sama teman-temannya,” ujar Gita.

Kasus-kasus itu membuktikan para pejabat sangat berisiko. Meski sudah berupaya menjalankan protokol kesehatan, menjaga pola makan agar tetap bugar. Tetapi ada saja kalanya kondisi kesehatan menurun. ”Jebol juga,” katanya.

Klaster pejabat di NTB mulai ramai beberapa minggu terakhir. Tapi di luar daerah sudah banyak yang terjangkit. ”Kami ini rentan karena harus tetap melakukan pelayanan. Kami sadar itu,” katanya.

Guna mencegah penularan di kalangan pejabat dan pegawai, saat ini rapat-rapat digelar di luar ruangan. Kemudian yang masuk di kantor hanya sebagian. ”Saya minta kalau ada yang kerowoq-kerowoq (tidak fit), liburkan,” tegasnya.

Di samping itu dilakukan penelusuran secara masif. Terutamakan petugas yang di lapangan seperti anggota Satpol PP NTB. Bagi anggota yang merasakan gejala Korona, maka langsung menjalani uji usap atau swab.

Kepala Satpol PP NTB Tri Budiprayitno menambahkan, ia sudah melakukan tes terhadap 143 pegawainya. Kemudian diketahui ada 18 orang reaktif. ”Setelah swab semuanya negatif,” katanya.

Anggota Satpol PP termasuk paling berisiko karena setiap hari melakukan operasi penegakkan Perda Nomor 7 Tahun 2020. Karena itu, kapan saja anggota merasakan ada gejala mereka langsung harus menjalani uji usap. (ili/r6)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks