alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Beroperasi 24 Jam, Pelayanan LIA Harus Prima

MATARAM-Pengoperasian Lombok International Airport (LIA) selama 24 jam harus tetap diimbangi dengan pelayanan yang baik. Tanpa pelayanan yang bagus, penambahan jam operasional tidak ada artinya.

Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah sangat bersyukur dengan hal itu. Ia berharap kebijakan itu didukung seluruh pihak terkait. Sebab pelayanan bandara bukan hanya soal jam operasional tetapi juga menyangkut keamanan dan kenyamanan penumpang. Aspek itu adalah yang utama harus diperhatikan.

Untuk itu, sumber daya manusia (SDM) harus disiapkan, kemudian keamanan harus terjamin. Termasuk menyiapkan infrastruktur, sarana prasarana, hingga moda transportasi penumpang yang datang tengah malam. Pemprov melalui Dinas Perhubungan akan mendukung penuh hal itu. “24 jam itu pelayanan tetap prima,” tegasnya.

Ia mengakui, saat ini kondisi penerbangan sedang lesu karena harga tiket mahal. Meski demikian, bukan alasan untuk berpangku tangan pada keadaan. Upaya untuk mengajak maskapai menambah frekuensi penerbangan ke Lombok terus dilakukan. Komunikasi dengan Kementerian Pariwisata dan petinggi maskapai juga sudah dilakukan.

Di samping itu, pemprov juga akan melakukan promosi ke daerah-daerah lain di Indonesia. Kemudian dibarengi dengan memperkuat kerja sama bidang perekonomian, pertanian, dan pariwisata antar daerah agar kunjungan ke dua daerah meningkat. “Nanti Dinas Pariwisata bersama BPBD akan melakukan itu,” katanya.

Terpisah, General Manager (GM) PT Angkasa Pura I LIA Nugroho Jati yakin dengan beroperasi 24 jam kunjungan wisatawan akan meningkat. Baik dari berbagai daerah di Indonesia maupun wisatawan mancanegara. Sebab tidak ada batas waktu kedatangan, jam berapa pun tiba di bandara pelayanan tetap terbuka.Pengoperasian itu menambah semangat kebangkitan NTB pascagempa. “Inilah wujud dukungan PT AP memajukan pariwisata di daerah kita tercinta ini,” katanya pada Lombok Post, kemarin (13/3).

Communication and Legal Section Head PT AP LIA Nyoman Siang meminta media massa ikut menyukseskan kebijakan itu. Caranya dengan menyampaikan berita positif tentang pariwisata, bandara, dan kemajuan daerah. Dengan begitu wisatawan tertarik datang ke daerah. (ili/ded/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

15 Ribu Suara Partai Non Parlemen Siap Dukung MUDA

"Kami berterima kasih atas dukungan tiga partai ini kepada kami," ujar HL Makmur Said memberikan apresiasi.

Bale Honda, Permudah Konsumen Servis dari Kantor

”Harapannya melalui aktivitas ini mampu meningkatkan kepedulian masyarakat agar tetap memperhatikan keamanan dan kenyamanan dari kendaraan pribadinya,” ujar Technical Service Sub Dept Head Astra Motor NTB Anton Prihatno.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks