alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Jangan Coba-coba Sebarkan Hoax! NTB Punya Satgas Anti Hoax

MATARAM-Produksi hoax atau berita bohong terus meningkat jelang pemilihan umum (pemilu) April mendatang. Di NTB, puluhan hoax dibuat dan didistribusikan ke masyarakat luas dalam sehari. Bahkan Januari lalu, 50 lebih berita hoax disebarkan.

Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) NTB H Tarwo Koesnarno menjelaskan, media sosial saat ini masih diwarnai berita-berita hoax. Data statistik Binda menunjukkan, peredaran hoax paling banyak terjadi pada tanggal 3 Januari. Saat itu lebih dari 50 hoax beredar di NTB yang mempersoalkan isu tujuh kontainer surat suara tercoblos. “Ada yang mereka produk ada yang share,” katanya, kemarin (13/3).

Setelah itu grafiknya menurun, tetapi dalam dua minggu terakhir kembali naik. Sehari 20-25 berita hoax diproduksi dan disebarkan. Tarwo mengimbau warga tidak menyebarkan berita-berita berisi berita bohong.

Ada beberapa tujuan mereka membuat hoax. Antara lain sekadar iseng-iseng, juga ada yang melampiaskan ketidakpuasannya. Namun ia tidak bisa mengungkapkan mereka berafilias ke kelompok politik mana. “Hampir merata terjadi di semua daerah,” katanya.

Untuk menekan peredaran hoax, Binda bersama Polda NTB, TNI, dan pemprov akan membentuk Satgas Anti Hoax. Tugasnya mencari pihak-pihak yang membuat hoax. Setiap hari akan dilacak siapa yang membuat konten hoax tersebut. “Kalau sudah melakukan pelanggaran hukum akan ditindak,” katanya.

Ada beberapa pendekatan yang akan dilakukan, misalnya bila mereka adalah anak SMP maka dilakukan pendekatan ke sekolah. Sehingga dia bisa sadar dan tidak melakukan lagi. Selain itu, salah satu cara melawan hoax adalah dengan menyebarkan berita sebenarnya di medis sosial yang sama. “Kita sandingkan berita hoax dan berita yang sebenarnya di media yang sama,” katanya.

Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengajak masyarakat NTB terus menjaga keamanan daerah. Seperti memerangi penyebaran berita-berita hoax yang disebarkan melalui media sosial.

Jika ada hoax, harus cepat diklarifikasi supaya masyarakat mendapatkan berita yang valid. Sehingga warga bisa memandang segala sesuatu secara objektif. “Termasuk peran media juga sangat penting dalam menangkal berita hoax,” tandasnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldari) NTB HL Syafi’i juga mengimbau warga tidak ikut serta menyebarkan berita yang belum teruji kebenarannya. Sebuah berita harus dicek kembali kebenarannya sebelumnya dibagikan. “Sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” katanya.

Peredaran berita hoax bisa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Artinya, bila menyebarkan hoax, warga ikut membuat situasi tidak kondusif. (ili/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks