alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020

Kasus Korona Terus Meningkat, NTB Naik Status Jadi Tanggap Darurat

Pemprov NTB meningkatkan status bencana non alam Covid-19 menjadi Tanggap Darurat. Status ini berlaku 14 hari ke depan hingga 28 April. Status ini menandatakan penyebaran virus Korona di NTB berpotensi meluas dengan lebih dari satu cluster.

”Akan diperpanjang sesuai kondisi dan perkembangan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas NTB, kemarin (13/4).

Peningkatan status kata Gita, dilakukan sebagai upaya percepatanpenanganan pandemi Covid-19.Lebih terpadu, komprehensif, dan melibatkan seluruh perangkat daerah,” jelasnya.

Seluruh pemda kabupaten/kota di NTB akan dikerahkan. Standar penanganan sesuai SOP masa tanggap darurat juga diberlakukan.  ”Kami telah menyiapkan program selama masa tanggap darurat,” katanya.

Program itu antara lain, pemenuhan kebutuhan penanganan kesehatan dan pencegahan penyebaran Covid-19. ”Tenaga medis dan surveilans akan ditambah,” jelasnya.

Selain itu, kebutuhan laboratorium dan pendistribusian alat pelindung diri (APD) paramedis di RSUD dan puskesmas digencarkan. ”Ini untuk mempercepat penanganan PPTG, OTG dan ODP di tingkat desa,” jelasnya.

Rencana kepulangan 2.000 orang pekerja migran Indonesia asal NTB juga harus diantisipasi. Sehingga kebutuhan APD harus dipastikan tercukupi.

Program lainnya, penanganan dampak sosial ekonomi dilakukan secara komprehensif. ”Kebutuhan pangan masyarakat terdampak ditangani pemerintah,” jelasnya.

Peningkatan status dilakukan karena sudah tujuhklastersumberpenyebaranCovid-19. Ketujuh klaster ituyaitu klaster Gowa, klaster Bogor,klaster Jakarta,klaster Sukabumi,klaster Bali,klaster luar negeri/pekerja kapal pesiar,dan klaster transmisi lokal.

Kasus positif Covid-19 paling banyak dari klaster Gowa dengan 10 kasus,” ungkapnya.

Jumlah itu berpotensi bertambah, sebab dari 750 orang yang pulang dari Gowa, Sulawesi Selatan, 369orangtelahdipemeriksa melalui rapid test. Hasilnya 16,5 persen menunjukkan reaktif. Itu berarti sedikitnya 60 orang berpotensi positif terkena virus Korona. Sedangkan sisanya non reaktif, atau berpotensi negatif.

”Untuk mendapatkan hasil yang valid akan diuji sampel swab di laboratorium RSUD NTB dan Rumah Sakit Unram,” terang Gita.

Untuk menghindari penularan lebih luas, semua warga yang pulang dari daerah terjangkit diminta disiplin mengisolasidiri. Meningkatkankesadaranmenjagakeselamatandiri,keluarga danmasyarakatluas.Jujur memberikan informasi dan melaporkan diri kepada petugas medis,” imbuhnya.

Gubernur NTB juga telah memperpanjang layanan belajar di rumah sampai 27 April. ”Kami harap orangtua membimbing dan mengawasi putra putrinya,” harap Gita.(ili/r6r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Novi dan Dinasti Politik Zulkieflimansyah di Sumbawa

Dewi Noviany membantah keluarganya tengah membangun dinasti politik di NTB. Adik kandung  Gubernur NTB H Zulkieflimansyah itu mengklaim proses pencalonannya telah melalui mekanisme penjaringan parpol yang adil.

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks