alexametrics
Kamis, 13 Mei 2021
Kamis, 13 Mei 2021

MotoGP Diundur Maret 2022, Wagub NTB: Persiapan Bisa Lebih Matang

MATARAM-Balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah dipastikan diundur Maret 2022. Namun hal ini justru tak membuat Pemprov NTB kecewa. Menurut pemprov, dengan penundaan ini justru segala persiapan yang dibutuhkan bisa lebih matang.

Alhamdulillah jadi mundur ke Maret. Kita jadi ada waktu untuk prepare (persiapan) dari segala sisi,” kata Rohmi, Selasa (13/4).

Suksesnya balap motor internasional ini, bergantung pada keberhasilan untuk mengendalikan pandemi. Selain mengenai ketersedian infrastruktur. Rohmi mengatakan, pandemi tidak saja terjadi di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia.

Sehingga, kunci agar orang mau datang ke NTB untuk melihat balap motor di Sirkuit Mandalika, salah satunya dengan menekan penyebaran covid. ”Ini yang harus kita lakukan terus menerus. Edukasi masyarakat untuk penerapan 5M,” tuturnya.

Penundaan MotoGP pada tahun ini tentu sudah melalui banyak pertimbangan dan kajian. Salah satunya soal pandemi covid. Rohmi menyebut, keputusan Dorna bukan membatalkan, hanya menunda. Mengundur jadwalnya menjadi Maret 2022.

Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Misalnya dari sisi pembangunan, para pihak bisa mempersiapkan dengan baik infrastruktur pendukung MotoGP. Begitu juga dengan kesehatan, pemerintah bisa mengejar vaksinasi untuk 70 persen penduduk hingga akhir tahun ini.

”Hitungannya nanti di Maret harapannya orang luar juga sudah boleh masuk ke Indonesia. Jadi sekarang kita siap-siap nih untuk itu” kata Rohmi.

Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika tentu jadi keuntungan bagi NTB. Namun, KEK juga tak lepas dari masalah. Terakhir adanya tuduhan pelanggaran HAM dari proyek ini, yang dilontarkan tim pakar PBB.

Menurut Rohmi, pemerintah tetap mengawal keseluruhan proses dari pembangunan KEK Mandalika. ”Dikawal betul proses di sana. Tentu dengan mengikuti aturan yang berlaku,” ujarnya.

Proses pembangunan KEK Mandalika memang tidak mudah. Kendala yang dihadapi pun tidak semua bisa langsung tuntas 100 persen. Pemerintah melakukannya dengan bertahap hingga mencapai progress yang sekarang.

Kata Rohmi, tentu komunikasi dengan masyarakat tetap dilakukan. Supaya apa yang dilakukan pemerintah, bisa dipahami dengan baik. ”Yang dilakukan saat ini di Mandalika bukan untuk mengancam masyarakat, tapi untuk kemaslahatan,” klaim Rohmi.

Soal dimundurkannya jadwal balapan MotoGP di Mandalika, sebelumnya terkonfirmasi juga dari Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporatioan (ITDC) Abdulbar M. Mansoer. Kendati demikian, kata Abdulbar tim MotoGP akan mengupayakan mengadakan tes pramusim di sirkuit Mandalika. Ini sebagai persiapan keikutsertaan sirkuit Mandalika pada kalender 2022.

Kata dia, Kementerian BUMN mendukung penuh kebijakan tersebut sejalan dengan program percepatan vaksinasi nasional. “Namun, sirkuit Mandalika tetap dijadikan lokasi kejuaraan dunia Superbike. Digelar 14 November mendatang,” papar orang nomor satu di jajaran ITDC tersebut. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks