alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

Tak Mudik, Pemprov Bantu Mahasiswa dari Luar NTB

MATARAM–Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada warga NTB, mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di NTB pun terkena imbasnya. Karena itu, pemprov membantu. ”NTB jangan anggap seperti tempat asing karena NTB ini rumah kita bersama,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, saat memberikan paket sembako kepada 292 mahasiswa,  di Asrama Mahasiswa NTT, kemarin (13/5).

Para mahasiswa tersebut berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Provinsi Papua. Mereka tidak bisa pulang karena larangan mudik dari pemerintah.

Gubernur Zul memotivasi mahasiswa agar tetap semangat. Mereka tidak perlu khawatir jauh dari keluarga. Masyarakat NTB adalah bagian dari keluarga mereka juga. ”Kami selalu terbuka untuk siapa pun,” katanya.

Zul menekankan, sebagai orang yang pernah menjadi dosen, ia menyadari pentingnya pendidikan bagi masa depan bangsa Indonesia. Karenanya, pemprov memberikan beasiswa kepada 1.000 pelajar NTB untuk belajar ke luar negeri. Para mahasiswa bisa ikut dalam program itu.

“Walau pun namanya beasiswa NTB, bukan berarti teman-teman dari luar NTB tidak bisa ikut, kalian semua sudah kita anggap bagian dari NTB, silahkan daftar,” imbuhnya.

Kepala Dinas Sosial NTB H Ahsanul Khalik mengharapkan, mahasiswa yang tidak bisa pulang kampung tetap tenang. Sebab Pemprov NTB akan tetap memperhatikan mereka. ”Kami harap bantuan ini bisa membantu mereka,” katanya.

Demikian pula dengan mahasiswa dan pelajar dari daerah lain yang tidak bisa pulang tahun ini akan dibantu. ”Mahasiwa dari daerah lain juga sedang kita data,” katanya.

Najamudin, salah seorang mahasiswa Alor mengaku senang mendapat perhatian dari pemerintah daerah. ”Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” katanya .

Manuel Wandikbo, mahasiswa Papua berterima kasih atas bantuan yang diberikan berupa sembako. Dalam suasana pandemi Covid-19, bantuan itu sangat berarti bagi mereka. Terlebih libur panjang dan sistem belajar online tahun ini membuat mereka tidak bisa pulang. ”Seluruh mahasiswa Papuan di Mataram berterima kasih pada pak gubernur,” ujarnya. (ili/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Bukan Baihaqi, Isvie Akan Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

Golkar dipastikan solid memenangkan setiap pasangan yang diusung. “Sebagai kader Golkar kita harus loyal (pada perintah pertai),” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Gubernur Ingatkan Jaga Kerukunan di Musim Pilkada!

”Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Kamis (17/9/2020).

Koreksi DTKS, Pemprov NTB Coret 215.627 Rumah Tangga

”Data ini dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB H Ahsanul Khalik, Kamis (16/9/2020).

53 SPBU di NTB Sudah Go Digital

”Upaya ini untuk menjawab tantangan di era digital. Pertamina memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, Kamis (17/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks