alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Pangajuan Tender Proyek di Pemprov NTB Paling Telat Akhir Juni

MATARAM-Setelah Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) NTB di-refocussing, organisasi perangkat daerah (OPD) diminta segera mengajukan tender.  ”Proyek konstruksi paling lambat bulan Juni,” kata Kepala Biro Bina Administrasi Pengendalian Pembangunan (APP) Setda NTB Sadimin, Jumat (12/6).

Sedangkan, pengajuan tender proyek non konstruksi paling lambat Oktober. OPD juga diminta segera menyesuaikan rencana umum pengadaan (RUP) setelah banyak belanja dialihkan. ”Supaya bisa segera ditayangkan ulang di sistem informasi rencana umum pengadaan,” katanya.

Untuk mempercepat proses itu, pihaknya sudah mengirimkan surat yang diteken Sekda NTB kepada semua OPD. ”Harapannya OPD segera menyesuaikan RUP dan mengajukan tender,” katanya.

Karena proses penyesuaian RUP dan pengajuan tender sedang berjalan, Sadimin menyebut belum ada kemajuan pengadaan barang jasa tahun ini. ”Kemarin baru kami kirim surat pak sekda agar OPD segera melakukan penyesuaian dan mengajukan tender ke ULP,” katanya.

Data progres tender per 29 April menunjukan, dari 241 paket pekerjaan senilai Rp 476,3 miliar, sebagian besar atau 206 paket Rp 365 miliar belum diajukan tendernya. ”Yang selesai tender hanya 21 paket senilai Rp 72,8 miliar atau 15 persenya,” jelasnya.

Saat itu, sebelum refocussing ada 13 paket pekerjaan yang sedang proses tender dan satu paket pada tahap verifikasi dokumen. ”Semua paket yang belum diajukan ditunda,” katanya.

Sedangkan paket pekerjaan non tender, dari 3.017 paket pekerjaan Rp 356,9 miliar, sebagian besar sudah dipakai yakni Rp 195 miliar untuk 1.270 paket pekerjaan non lelang. ”Saat itu 1.113 paket non lelang belum diproses, nilainya Rp 77,5 miliar,” sebutnya.

Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi menjelaskan, refocussing dilakukan karena pandemi covid-19 yang memaksa pemerintah mengubah postur belanja. Banyak belanja-belanja dipangkas dan dialihkan untuk penanganan pandemi covid-19. ”Fokus kita sekarang ke Covid-19 ini,” katanya.

Meski demikian, ia meminta OPD tetap semangat menjalankan tugas dengan optimal. Sehingga kerja-kerja pelayanan pemerintah tidak terganggu. ”Semangatnya  sekarang kita berdamai dengan covid,” katanya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks