alexametrics
Sabtu, 18 September 2021
Sabtu, 18 September 2021

Super Bike Mandalika, ITDC Sebut Warga Lokal Tak Hanya Jadi Penonton

PRAYA-Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) memprediksikan sebanyak 95 ribu mobil akan terparkir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika saat gelaran Superbike. Yakni, selama tiga hari berturut-turut, belum dihitung dengan motor.

“Kita perkirakan yang datang menyaksikan Superbike antara 20-25 ribu orang dari seluruh penjuru dunia,” kata Director The Mandalika Bram Subiandoro, kemarin (12/9).

Artinya, ITDC harus memastikan keamanan kendaraan penonton, kenyamanan, kebersihan dan ketertiban. Untuk itu, ITDC memastikan akan merekrut warga-warga yang terdampak relokasi.

Mereka akan bekerja sebagai tukang parkir, tukang kebersihan hingga bekerja secara profesional di hotel-hotel di KEK Mandalika. “Jadi, warga tidak akan menjadi penonton di daerah sendiri,” tegas Bram.

Agar mereka memiliki keterampilan dan keahlian, maka dipastikan mereka akan dibekali pendidikan dan pelatihan. Dikatakannya, karena kerja-kerja mereka juga akan disiapkan pada perhelatan balapan sejagat dunia MotoGP.

Jika situasi normal dari pandemi Covid-19, jumlah penonton diprediksikan mencapai 150-160 ribu orang. Belum dihitung dengan event-event ikutan lainnya. Baik nasional maupun internasional.

“Fasilitas pendukung Superbike juga tengah dibangun dan segera rampung,” papar Bram.

Diantaranya tunnel, race control, pit building, medical center dan helipad. Dijelaskannya, khusus tunnel ITDC menyiapkan dua terowongan. Tunnel pertama sepanjang 65,57 meter. Terletak di utara Jalan Kawasan Khusus (JKK). Kemudian tannel kedua sepanjang 177,77 meter yang terletak disebelah selatan JKK.

Tunnel dilengkapi dengan lampu penerang yang tetap menyala selama 24 jam. “Dua terowongan itu sudah bisa dimanfaatkan warga. Yang pasti, tunnel bebas dari banjir. Itu belajar dari kasus banjir sebelumnya,” tandasnya.

Sementara itu, Sekda Loteng Lalu Firman mengatakan, bersamaan dengan itu pembangunan bypass Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menuju KEK Mandalika terus dikebut. Para pekerja dan alat-alat berat terus berpacu dengan waktu.

“Karena akses jalan yang satu itu akan digunakan sebagai lalu lintas kendaraan menuju sirkuit Mandalika,” pungkas mantan Kepala Dinas PUPR Loteng tersebut. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks