alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Pemprov Rp 1,2 M, Lotim Rp 800 Juta Untuk Pembangunan PIG

MATARAM-Untuk mendukung Asia Pasific Geoparks Network (APGN) 2019, Pemprov NTB akan segera membangun sebuah pusat informasi geologi (PIG). Sarana ini nantinya akan menjadi bagian Geopark Rinjani.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB H Lalu Mohammad Faozal mengatakan, untuk membangun PIG, pihaknya telah bertemu dengan Pemkab Lombok Timur untuk menentukan lokasi mana yang tepat. Rencananya akan berlokasi di Cemara Siu, Sembalun Lawang. “Saya sudah bertemu dengan pak bupati, kita diberikan lahan dengan status pinjam pakai,” terangnya, kemarin (14/3).

PIG itu nantinya akan berdiri dilahan seluas 1,5 hektare. Faozal menyebut, saat ini proses pembangunan sudah masuk dalam tahap lelang. Anggaran pembangunannya urunan, dari Dispar NTB sebesar Rp 1,2 miliar dan Pemkab Lotim Rp 800 juta.

“Kalau Dispar NTB jatahnya membangun PIG itu, sementara Pemkab Lotim membangun fasilitas pendukungnya,” kata dia.

Taman Nasional Gunung Rinjani yang telah ditetapkan menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG), sudah selayaknya memiliki PIG. Sama seperti PIG Kaldera Toba di Sumatera Utara dan PIG Gunung Sewu di Jogjakarta. Sebab PIG berfungsi memberikan informasi kegeologian kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan domestik maupun mancanegara.

“PIG ini ada biar masyarakat bisa tahu sejarah atau seluk beluk soal Gunung Rinjani,” tegas Faozal.

Karena desain gambar bangunan PIG Rinjani sudah rampung, ia tentu saja berharap realisasi pembangunan bisa selesai pada Juni mendatang. “Soalnya nanti, semua isinya akan diselesaikan sama Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kita hanya menyediakan fasilitas,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Balai TNGR Sudiyono menjelaskan, dalam mendukung APGN 2019, pihaknya akan menggelar survei besok. Survei dilakukan selama kurang lebih seminggu, bersama pihak terkait seperti TNI dan Trekking Organizer (TO). Karena pada April mendatang, jalur pendakian Gunung Rinjani rencananya sudah harus dibuka.

“Kita nggak mungkin mendiamkan ini terlalu lama, karena ada banyak pelaku wisata yang menggantungkan hidupnya dari Gunung Rinjani ini,” ujarnya.

Survei dilakukan untuk memastikan jalur-jalur mana saja yang masih bisa dilewati dan masih aman bagi para pendaki. Sudiyono juga mengatakan, jika survei berjalan dengan sukses, maka tidak menutup kemungkinan, empat pintu akan dibuka untuk pendakian Rinjani. Yaitu Sembalun, Senaru, Aik Berik, dan Timbanuh. (yun/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Manfaat, Petani di Mataram Justru Enggan Terima Kartu Tani

”Ketika daftar, dia berada di titik lahan A dengan luas sekian. Namun, ketika kartu ini keluar, dia sudah mutasi nyewa lahan lain dengan luas berbeda,” jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Bisnis Hidroponik, Bantu Perekonomian Warga Kota saat Pandemi

”Mereka bisa jual sendiri, atau bisa juga bermitra dengan kami. Soal pasar, kami yang carikan,” katanya kepada Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

"Kita mengambil tema meneguhkan semangat kepemudaan untuk Kota Mataram maju dan religius," kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar.

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks