alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

242,71 Km Jalan Rusak, 138 Jembatan Kritis

MATARAM-Tingkat kemantapan jalan sudah bagus. Namun belum semua  infrastruktur jalan dan jembatan dalam kondisi bagus. Masih banyak yang rusak bahkan banyak jembatan yang kritis.

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengungkapkan, Bumi Gora dengan luas wilayah 20.153,15 km persegi memiliki jalan provinsi 1.484,43 km. Di Pulau Lombok 528,26 km dan Pulau Sumbawa sepanjang 956,27 km.

Tingkat kemantapan jalan tahun 2018 sebesar 83,65 persen. Masih terdapat 242,71 km jalan dalam kondisi tidak mantap. Terdiri atas jalan aspal rusak berat 53 km, jalan kerikil 28,76 km, jalan tanah 35,92 km serta jalan yang belum bisa dilalui 125,03 km.

 Selain itu juga, masih terdapat 138 unit jembatan dengan total panjang 4.371 meter yang berada dalam kondisi kritis dan belum terbangun. ”Kondisi ini harus kita perbaiki,” katanya dalam rapat paripurna penyampaian enam raperda prakarsa eksekutif, kemarin  (14/5).

Selain rusak dan belum terbangun, laju penurunan kondisi jalan cukup signifikan. Tahun lalu, laju penurunan kondisi jalan berada di kisaran 5-6 persen per tahun. Artinya, setiap tahun 62-75 km jalan dalam kondisi mantap mengalami penurunan menjadi jalan rusak.

Dengan kondisi itu, pemprov akan melanjutkan program percepatan pembangunan infrastruktur dengan pola pembiayaan tahun jamak. Karena itu, Gubernur NTB mengajukan raperda tentang percepatan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan provinsi dengan pola pembiayaan tahun jamak.

Langkah itu sebelumnya juga telah dilakukan dalam tiga tahap, dari tahun 2011 hingga 2018. Hasilnya cukup maksimal meningkatkan kualitas jalan di NTB. ”Program percepatan berikutnya menitikberatkan pada terwujudnya konektivitas antar wilayah, khususnya di Pulau Sumbawa,” kata Gubernur Zul.

Anggaran perbaikan jalan akan lebih banyak dialokasikan ke Sumbawa. Tujuannya guna mengurangi disparitas tingkat layanan jalan antara Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok. Sistem konektivitas itu diharapkan mendukung seluruh kegiatan ekonomi, pariwisata, pertanian, peternakan, dan perikanan. ”Juga kegiatan lainnya yang memiliki nilai investasi tinggi,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB H Azhar menambahkan, perbaikan jalan dengan pola tahun jamak ditargetkan selesai dalam tiga tahun ke depan, mulai 2020-2023. Total dana yang dibutuhkan sekitar Rp 1 triliun. ”Sebanyak 75 persen proyek perbaikan jalan di Pulau Sumbawa,”  katanya.

Jalan di Sumbawa lebih panjang tapi kemantapan jalannya masih kurang. Perbaikan jalan di Lombok tetap ada, namun dananya lebih banyak diambilkan dari APBN. Dana dari pusat akan cukup melimpah di Lombok dengan adanya proyek KEK Mandalika. Sehingga dana-dana dari APBD dialihkan ke Sumbawa.

 Langgar Perda RPJMD

Sementara Ketua Fraksi PDIP DPRD NTB H Ruslan Turmuzi menilai, proyek percepatan jalan tersebut tidak masuk dalam Perda RPJMD NTB. Dalam dokumen RPJMD tidak dicantumkan masalah kemantapan jalan. Berbeda dengan tahun sebelumnya, pola tahun jamak disetujui karena sudah masuk dalam RPJMD. ”Artinya kita akan mengarah kepada pelanggran Perda RPJMD,” katanya.

Sehingga dia menilai Perda tersebut tidak layak dilanjutkan untuk dibahas. Meski dianggap penting, namun tidak sesuai RPJMD. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks