alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

MUI NTB : Warga di Zona Merah Korona Salat Id di Rumah, Zona Hijau Boleh di Masjid

MATARAM-Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa panduan dan tata cara takbir dan salat Idul Fitri 1441di tengah pandemi covid-19. “Fatwanya segera diedarkan,” kata Ketua MUI NTB Prof H Saiful Muslim pada Lombok Post, kemarin (14/5).

Dia menjelaskan, dalam fatwa itu, salat Id boleh dilakukan di rumah. Baik secara berjamaah ataupun sendiri. Ketentuan ini dibolehkan bagi umat Islam yang berada di zona merah. Sementara, bagi daerah yang tingkat penularan covid-19 sudah terkendali, bisa secara berjamaah di masjid, musala, tanah lapang, atau tempat lainnya.

“Terkait kawasan, apakah dia masuk zona merah atau sudah terkendali. Kita kembalikan kepada pemerintah daerah, karena semua kewenangan ada di pemerintah,” tutur Prof Muslim.

Menurut dia, selama pelaksanaan salat Id berlangsung, baik di rumah ataupun masjid umat muslim diwajibkan tetap menerapkan protokol kesehatan. Ini untuk mencegah terjadinya potensi penularan Covid-19. “Kita ikuti seluruh fatwa dari MUI pusat, tidak ada perbedaan dengan di sini,” jelas dia.

Prof Muslim menjabarkan, kawasan yang sudah terkendali penyebaran covid-19 ditandai dengan angka penularan menurun. Selain itu, dilonggarkannya kebijakan aktivitas sosial. “Salat Id boleh dilaksanakan dengan cara berjamaah di tanah lapang, masjid, dan musala,” paparnya.

Sementara itu, di kawasan terkendali atau kawasan bebas Covid-19, dan diyaini tidak terdapat penularan, salat Id dapat dilakukan secara berjamaah. Poin lainnya, bagi umat muslim yang melaksanakan salat Id di rumah, jumlah jamaah minimal empat orang, satu imam dan tiga makmum.

“Kita akui, pasti akan ada banyak perbedaan, tergantung bagaimana kita menerjemahkan. Yang terutama, tetap jaga protokol kesehatan, dimanapun itu,” tuturnya.

Di sisi lain, untuk menghidupkan malam Idul Fitri dengan takbir, tahmid dan tahlil bisa dilakukan di mana saja. Takbir bisa dilaksanakan sendiri atau bersama-baik. Baik dengan suara keras ataupun pelan. (tea/r5/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks