alexametrics
Minggu, 12 Juli 2020
Minggu, 12 Juli 2020

HUT Bhayangkara ke-74, Polda NTB Bagikan Paket Bahan Kebutuhan Pokok

MATARAM-Menyambut HUT Bhayangkara ke-74, Polda NTB berbagi dengan masyarakat. Mereka menggelar kegiatan bantun sosial di Kampung Nelayan, Pondok Perasi, Ampenan, Mataram.

Pada kegiatan itu, Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal langsung turun memberikan bantuan. Jenderal Bintang Dua itu berbaur dengan masyarakat. ”Kegiatan ini tidak lain untuk meringankan beban masyarakat ditengah upaya menghadapi pandemi Covid-19. Ini juga sekaligus untuk merayakan hari Bhayangkara ke-74,” kata Iqbal.

Bantuan kali ini, menyasar para nelayan. Yang menjadi prioritas adalah masyarakat kurang mampu dan orang-orang jompo.

Jumlah bantuan yang disalurkan ada 200 paket. Berisi lima kilogram beras, minyak goreng, mi instan, dan masker. ”Mudahan bantuan ini bisa sedikit membantu masyarakat,” harapnya.

Tak hanya sembako yang dibagikan, Iqbal juga memberikan bantuan untuk anak-anak. Mereka diberikan masker alat tulis beserta tas sekolah.”Kita berikan mereka fasilitas belajar agar mereka lebih semangat lagi belajar di masa pandemi ini,” ungkapnya.

Saat ini, NTB berada di urutan nomor dua terbanyak anak-anak yang terpapar korona. Dia berharap dengan diberikannya fasiitas itu mereka bisa betah tinggal dirumah selama masa pandemi. “Agar mereka terhindar dari penularan virus korona,” bebernya.

Untuk menambah rasa bahagia bagi anak-anak, Polda NTB menghadirkan cosplay lego hero yang mengajarkan tentang tata cara menggunakan alat pelindung diri dalam mencegah penularan COVID-19.

Kepala Lingkungan Pondok Perasi Taufik berterimakasih atas kunjungan Polda NTB dan rombongannya. “Terima kasih Pak Kapolda NTB, kami melihat ini sebagai bentuk perhatian pemerintah, semoga dengan kehadiran Bapak Kapolda NTB di kampung kami ini, bisa menjadikannya lebih aman dan damai,” kata Taufik. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Mataram Sorot Kualitas Makanan untuk Pasien Korona

Pansus pengawasan covid DPRD Kota Mataram mengkritisi penanganan pasien di Wisma Nusantara (Wisnu). ”Pas kunjungan ke sana, kita tanyakan beberapa hal. Salah satunya soal makanan,” kata Ketua Pansus Abdurrachman,

Ke Praya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Push Up

Menurunnya kesadaran warga menggunakan masker membuat jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia. “Kami sasar pasar-pasar dan pusat pertokoan di wilayah Praya,” kata Kasatnarkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, Jumat (10/7).

JPS Gemilang III Segera Disalurkan, Mudah-mudahan Tepat Sasaran

antuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III segera disalurkan. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta penyaluran JPS yang terakhir ini dilakukan tanpa cela.

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7

Kompak Lawan Korona, Kelurahan Cakra Timur Bertahan di Zona Hijau

Kelurahan Cakranegara Timur patut dicontoh. Saat keluarahan lain di Kota Mataram zona merah Covid-19, justru Cakra Timur berada pada zona hijau. Strategi para pemimpin di wilayah ini membuat virus Korona tak berani mendekat. Apa resepnya?

Berkurban di Masa Korona, Ini Fatwa MUI

Jumat (10/7) malam Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terbaru bernomor 36/2020 tentang salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. MUI di antaranya meminta kegiatan penyembelihan tidak tekonsentrasi pada saat Idul Adha saja.

Paling Sering Dibaca

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Duka di Lombok Utara, Suami Tewas Tergantung, Istri Tergeletak di Ranjang

Warga Dusun Sumur Jiri, Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, geger. Pasangan suami istri (pasutri) berinisial S, 25 tahun dan R, 20 tahun ditemukan tewas di dalam rumahnya, Minggu malam (5/7).

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Pakai Narkoba, Satu Anggota Polisi Ditangkap di Mataram

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB menangkap jaringan narkoba di salah satu hotel di mataram dua pekan lalu. Sebanyak empat orang berinsial E, LA, AD, dan SL. “E adalah polisi aktif, LA dan AD pecatan polisi, SL warga sipil,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (10/7).

PKS Berpeluang Kocok Ulang Figur di Pilbup Lombok Tengah

Peta kekuatan politik Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Lombok Tengah (Loteng) tampak berimbang. Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan PKS bekerja sama dengan Olat Maras Institute (OMI).
Enable Notifications.    Ok No thanks