alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Alif Property and Land Bangkitkan Pariwisata Lombok

MATARAM-Tidak bisa dipungkiri, potensi alam yang ada di NTB tidak pernah ada habisnya. Namun, tidak semua pihak memanfaatkan potensi itu, dalam upaya membangun dan meningkatkan ekonomi daerah.

Untuk itulah, Alif Property and Land tengah mengembangkan The Blue Economic Sea Tropical of Lombok (The BEST Of Lombok) dalam melihat peluang tersebut. Proyek berbasis investasi ini berada di luas lahan 46 hektare di Desa Sambik Elen Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Usai sosialisasi pada gathering The BEST of Lombok yang digelar di Grand Madani Hotel, Direktur Alif Property and Land Lutvi Rahman Selamet mengatakan, selain dimaksudkan untuk pemulihan ekonomi pascagempa, pihaknya melihat peluang agro wisata yang sangat bagus dikembangkan di Desa Sambik Elen. “Pariwisata NTB harus segera dipulihkan, makanya kami mengembangkan wisata perkebunan, seperti anggur, durian, alpukat, bahkan kurma,” tegasnya, kemarin (14/7).

Tidak seperti pengembang lain, bagi masyarakat Lombok yang ingin memiliki kavlingan di The BEST of Lombok ini, pihaknya menawarkan harga yang cukup terjangkau yaitu Rp 39 juta untuk luas lahan 105 meter persegi. Kemudian dikelola langsung oleh tim ahli dibidang pertanian serta gratis mendapatkan perawatan dari pihak pengembang selama setahun.

“Kami juga sediakan pelatihan berkebun, sampai pemilik lahan benar-benar terampil,” ujar Lutvi.

Pengembangan potensi lahan ini juga dimaksudkan, agar warga sekitar bisa mendapatkan masing-masing pohon di halaman rumahnya sendiri. Selain itu, dalam merawat lahan luas membutuhkan banyak tenaga, karenanya Alif Property and Land akan merekrut warga setempat untuk bekerja disana.

Alhamdulillah, kami hadir juga untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi mereka, yang tadinya nggak tahu mesti ngapain pascagempa, kami hadir untuk peningkatan ekonominya,” jelas Lutvi.

Adapun komoditi yang nantinya didapat ketika membeli satu unit kavling adalah 100 tanaman wijen, 100 bunga matahari, pagar kebun, satu koloni lebah propolis. Lutvi menyebut, ada juga kavling mutiara lombok. Banyak keuntungan yang didapatkan karena lokasi berdekatan dengan pembangunan mega proyek Global Hub.

“Letaknya juga dekat dengan bibir pantai, bisa lihat pemandangan gunung Rinjani dan yang pasti ada bonus tiga pohon produktif dan pasif income tak terbatas dari mutiara, lebah dan lobster,” tandasnya.

Sementara itu, pihak Yayasan Sinergi Hijrah Indonesia Qomarudin Syarif menambahkan, dalam proyek ini tidak hanya menghadirkan wisata laut dan agro wisata, namun disesuaikan dengan kekhasan Lombok yang sarat dengan wisata halal. Maka nantinya pengembang akan membangun pusat pendidikan agama dalam bentuk pondok pesantren.

“Selain ada pengembangan ekonomi di bidang pariwisata, kami juga tetap memperhatikan kehidupan sosial keagamaan ditempat tersebut, agar semuanya bisa terintegrasi,” ujarnya. (yun/r5/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks