alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Semua Harus Turun Tangan Atasi kemiskinan

MATARAM-Sebagian besar pelaku usaha di NTB meminta kepada pemprov mendetailkan data 100 desa prioritas penanggulangan kemiskinan di NTB. Hal ini dimaksudkan agar program CSR yang dilakukan para pelaku usaha bisa lebih mengena dan sinkron dengan program pemerintah.

Terkait itu, Asisten II Setda NTB H Ridwan Syah mengakui, dalam SK Gubernur NTB Nomor 400-234 Tahun 2019 itu, yang dipaparkan hanya pemetaan lokasi saja. “Iya di sana memang sudah disusun 100 daftar desa miskin,” tegas Ridwan pada Lombok Post.

Dalam basis data terpadu, hal yang berkaitan dengan 100 desa termiskin itu sudah diatur berdasarkan nama dan alamat lengkap. Lokasinya pun diterangkan, dengan memuat berbagai macam indikator-indikator. Seperti desa miskin karena infrastruktur, kesehatan, dan kekeringan.

“Awalnya ditetapkan 195 desa kemudian setelah ditelaah lebih jauh, kami tetapkan 100 desa yang paling miskin dan kami tandai dengan warna merah,” jelas Ridwan.

Dia mengakui, untuk membrantas desa miskin itu, dibutuhkan peran serta semua pihak. Tidak mungkin pemerintah yang menangani semuanya. Para pelaku usaha pun diminta untuk ambil bagian melalui program CSR.

Kepala Bappeda NTB Wedha Magma Ardhi juga mendukung langkah forum CSR NTB untuk membantu  menanggulangi 100 desa miskin tersebut. Pihaknya siap memaparkan data terpadu, berikut dengan semua rinciannya dan memberikan rekomendasi, wilayah mana yang cocok dengan program CSR yang akan dikembangkan. “Semua sudah kami petakan, kami siap bagikan data-data detailnya,” pungkas mantan Kadis PUPR NTB itu. (yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gali Terowongan, Napi Narkoba asal China Kabur dari Lapas Tangerang

KAPOLRES Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengungkapkan, pihaknya menemukan beberapa barang bukti berupa linggis, pahat, obeng dan lainnya yang digunakan terpidana mati kasus narkoba asal Tiongkok tersebut. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang pegawai dan satu orang sipil.

Desa Mantang Masuk Nominasi Juara Lomba Kampung Sehat

Desa Mantang menjadi salah satu desa yang masuk nominasi juara pada Lomba Kampung Sehat di Lombok Tengah. Total ada 10 desa terbaik dari 139 desa dan kelurahan yang mengikuti lomba dari Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks