alexametrics
Rabu, 12 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020

Kemenag Lotim Rekomendasikan Pembukaan Kembali 52 Ponpes

SELONG-Kementerian Agama (Kemenag) Lotim telah merekomendasikan 52 ponpes untuk dapat memondokkan santri dan santriwatinya kembali. “Kita ajukan ke gugus tugas covid-19 Lotim. Nanti gugus tugas yang memberikan izin,” jelas Kepala Kemenag Lotim H Azharudin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Dari ratusan jumlah ponpes di Lotim, yang diberikan rekomendasi adalah ponpes yang seluruh santrinya di asrama. Kata Azhar, dalam artian tempatnya tertutup. Selain itu, semua perlengkapan protokol kesehatan juga telah dipastikan siap. Di samping itu, semua santri yang belajar tidak ada yang dari luar. Sehingga tempatnya benar-benar tertutup dan bisa dikontrol.

Ponpes yang diberikan menjalankan proses belajar mengajar seperti sedia kala ini juga masuk dalam kategori pondok khusus. Azhar menerangkan, ponpes khusus ini memiliki program-program seperti tahfiz, bahasa, dan program khusus lainnya. “Itu yang diberikan lampu hijau sama pak Bupati. Karena di rumah itu kurang maksimal untuk melanjutkan program-program santri,” jelasnya.

Ponpes yang telah memasukkan santri kembali sebelumnya mengajukan surat permintaan pada Kemenag. Lalu Kemenag melanjutkannya ke gugus tugas. Dari semua yang meminta, tidak seluruh pimpinan Ponpes sanggup. Karena resiko yang terjadi di kemudian hari menjadi tanggung jawab pimpinan ponpes tersebut. “Pimpinan ponpes membuat surat pernyataan tentang kesediaan mereka untuk bertanggung jawab,” jelas Azhar.

Untuk madrasah secara umum, sesuai peraturan terbaru SKB 4 menteri, belum diperbolehkan melakukan kegiatan tatap muka. Kecuali Lotim sudah menjadi zona hijau. Menurut Azhar, jika dalam perjalanannya Lotim hijau, maka madrasah juga akan segera dibuka. “Sampai September mendatang,” terangnya. (tih/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lawan Korona di Lombok tengah Lockdown Dusun Tetap Jadi Pilihan

Pencegahan penularan covid-19 di Lombok Tengah terus dilakukan pemkab. “Harapannya, jangan ada lagi yang positif,” kata sekretaris gugus tugas Covid-19 Murdi pada Lombok Post, Senin (10/8).

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tempat Hiburan di Lobar Tak Patuh Cegah Korona, Dewan : Segel Saja!

DPRD Lombok Barat (Lobar) memberi atensi penerapan protokol pencegahan covid. Terutama untuk tempat hiburan malam. ”Kami support penegak hukum dan pemerintah. Kalau ada yang membandel, segel saja,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lobar Indra Jaya Usman, Senin (10/8).

Pasangan Makmur-Ahda Tersandera SK PKB

MATARAM--Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda tersandera SK dukungan dari PKB. Tanpa PKB, pasangan ini kemungkinan besar tak bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram.

FK Unram Prediksi Puncak Penularan Korona di NTB Bulan Ini

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sempat memprediksi Bulan Agustus ini menjadi puncak pandemi Covid-19. Namun, trend Covid-19 justru perlahan menurun.

Bantu Siswa Belajar, Masjid Al-Falah Monjok Siapkan Internet Gratis

Inovasi Takmir Masjid Al-Falah Kelurahan Monjok patut ditiru. Terutama oleh takmir masjid di Kota Mataram. Karena, mereka menyiapkan internet gratis bagi siswa dan mahasiswa yang saat ini sedang menerapkan metode belajar dalam jaringan (daring).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks