alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Pandai besi di desa Rarang dipusatkan di Dusun Dalem Lauk. Bukan seperti pandai besi umumnya, yang dihasilkan di sini pun khas. Yakni benda-benda pusaka. Seperti keris dan tombak.

Aminudin, salah seorang pandai besi di Dusun Dalem Lauk produk-produk keris pusaka dari desanya memang merupakan bagian dari cagar budaya Sasak. Benda-benda pusaka tersebut biasanya digunakan sebagai alat untuk nyingkur, terutama dalam acara pernikahan dan sorong serah adat.

Keris dan tombak Desa Rarang dikenal sebagai benda pusaka dengan kualitas nomor wahid. Aminudin bercerita, pembuatan benda-benda pusaka di sana memang tidak dilakukan sembarangan. Pria yang karib disapa Maming ini menuturkan, untuk membuat sebilah keris misalnya, membutuhkan waktu tiga hingga lima hari.

“Proses pembuatanya tidak bisa dilakukan sembarangan. Karena ada berbagai tahapan dan cara khusus yang harus dilalui,” katanya.

Besi yang digunakan pun tidak boleh asal-asalan. Biasanya dirinya menggunakan besi Pulosasi dan besi Belitung. Bahkan, untuk keris tertentu lebih rumit lagi.

“Soalnya arangnya juga harus khusus,” terangnya.

Tahapan pembuatan setiap bilah keris dilakukan dengan hati-hati dan penuh ketelatenan. Sebab, benda yang dihasilkan bukan sekedar senjata tajam maupun belati. Melainkan sebuah karya seni.

Maming  menambahkan, satu bilah keris dan Tombak  bisanya dijual mulai Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta. Tinggi rendahnya harga ditentukan dari jenis maupun tingkat  kerumitan.

Pemasaran keris dan tombak Desa Rarang bukan hanya di Pulau Lombok saja. Namun juga sampai ke luar daerah. Seperti Jakarta, beberapa daerah di Pulau Jawa, dan juga Bali. Para penggemar atau kolektor  benda pusaka juga sering berkunjung ke Rarang. (kus/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks