alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Kapolda NTB : Tak Ada Kompromi bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

MATARAM-Pemerintah bersama TNI, Polri, dan penyelenggara pemilu akan bertindak tegas di masa kampanye Pilkada Serentak 2020. Pasangan calon kepala daerah yang tidak mematuhi protocol kesehatan akan disanksi. ”Kita sudah bahas bersama. Secara teknis kita akan melakukan tindakan tegas,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah usai rakor di Mapolda NTB, kemarin (14/9).

Dasar hukumnya Perda Nomor 7 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Penyakit Menular. Ada juga Pergub (Peraturan Gubernur) Nomor 50 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Sebelum memasuki masa kampanye, Pemprov NTB bersama TNI-Polri akan mengundang seluruh bakal pasangan calon (bapaslon) kepala daerah yang berkontestasi di tujuh kabupaten/kota di NTB. ”Kamis (17/9) kita undang semua bapaslon,” kata orang nomor dua di Bumi Gora itu.

Pada kegiatan tersebut, seluruh bapaslon harus membuat pakta integritas dan berjanji tetap mematuhi protokol kesehatan.”Kalau itu bisa dijaga, pastinya pilkada tahun ini bisa berlangsung dengan aman dan tertib. Masyarakat tetap produktif dan tidak ada lonjakan kasus Covid-19 di NTB,” ujarnya.

Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, pertimbangan hukum sudah dibahas. Tinggal pelaksanaan di lapangan. ”Semua bapaslon maupun calon yang melanggar dan tidak patuh pada protokol kesehatan pada semua tahapan pilkada serentak akan ditindak tegas,” tegasnya.

Iqbal mengatakan, dasar hukumnya sudah jelas: Inpres Nomor 6 Tahun 2020;  PKPU Nomor 10 Tahun 2020; Perda NTB Nomor 7 Tahun 2020, dan Pergub Nomor 50 Tahun 2020.  ”Polri bersama TNI akan lebih sigap dalam membantu pemerintah dan penyelenggara pemilu mencegah munculnya korban Covid-19,” kata jenderal bintang dua itu.

Kapolda mengimbau semua pihak tidak hanya melihat denda dan sanksinya. Tetapi harus melihat manfaatnya. ”Spirit TNI-Polri dan pemerintah untuk mencegah dan menyelamatkan masyarakat dari ancaman Covid-19,” tandasnya. (arl/r1)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks