alexametrics
Rabu, 4 Agustus 2021
Rabu, 4 Agustus 2021

Gernas BBI Bakal Gaungkan Industrialisasi NTB

MATARAM-Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) menjadi wadah pelaku UMKM di NTB. Kegiatan itu untuk memperkenalkan kepada dunia bahwa perekonomian NTB dapat terus berkembang dengan kemajuan industrialisasinya.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, Provinsi NTB bisa membuktikan bahwa peran industrialisassi pada suatu daerah dapat mendorong pertumbuhan perekonomian. Masyarakat mulai bergerak membuat berbagai karya inovatif untuk kesejahteraan bersama.

Gubernur mengatakan, industrialisasi terus menggeliat di Provinsi NTB. Di antaranya industri pangan, industri hulu agro, industri permesinan alat, industri hasil pertambangan, industri kosmetik, farmasi herbal dan kimia, serta industri ekonomi kreatif.

“Kita bisa tunjukan kepada semua bahwa NTB bisa. Kita punya banyak sekali UMKM mulai dari makanan kemasan seperti sate Rembiga yang sudah dikemas, ayam Taliwang kemasan, ada juga motor listrik, coolstorage,” tutur Doktor Zul, sapaan akrab gubernur saat menerima Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB Heru Saptaji di pendopo gubernur, Selasa (16/2/2021).

Salah satu inovasi dari UMKM NTB yang memiliki manfaat luar biasa untuk berbagai sektor yaitu cold storage. Cold storage ini dapat membantu petani menyimpan hasil pertanian, membantu nelayan dalam menyimpan hasil lautnya dalam jangka waktu lama. “Apabila cold storage ada di setiap BUMDes tentu kesejahteraan petani mapun nelayan dapat terjamin,” tuturnya.

Orang nomor satu di NTB ini mengharapkan, agar UMKM yang akan mengikuti Gernas BBI agar dikurasi lebih teliti dan baik, sehingga kedepan bisa dipetakan rencana dari UMKM tersebut. “Semisal teh kelor itu juga harus diperhatikan kedepannya akan membuat produk seperti apalagi, agar ada bisa dipetakan rencana-rencana ke depannya,” jelas Doktor Zul.

Opening Ceremony Gernas BBI dilaksanakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, 3 Maret 2021. Sementara, pameran UMKM akan berlangsung secara virtual dan offline selama satu bulan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB Heru Saptaji mengungkapkan, lokasi berlangsungnya Gernas BBI di Mandilika dikarenakan menjadi salah satu destinasi pariwisata prioritas di Indonesia. “Gernas BBI di NTB ini merupakan jadwal yang ketiga. Pertama di Bali, kemudian di Toba, dan sekarang di NTB, kita angkat Mandalika yang merupakan destinasi prioritas,” katanya.

Sebagai salah satu destinasi prioritas salah satunya KEK Mandalika. Harapannya nama KEK Mandalika dapat terus digaungkan nasional maupun Internasional. “Kita harap bahwa Mandalika dapat terus digaungkan dan merefresh kembali masyarakat dengan Mandalika, kita akan kenalkan Mandalika, selain itu juga akan diperlihatkan beberapa destinasi wisata yang eksotik di NTB,” tambah Heru.

Dalam pertemuan ini gubernur didampingi kepala Dinas Pariwisata, kepala Dinas Perdagangan, kepala Dinas Perindustrian, kepala Dinas Koperasi dan UKM, serta ketua Dekranasda NTB. (ewi/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks