alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

99 Persen Wilayah NTB Rawan Gempa

MATARAM-Hampir seluruh wilayah NTB rawan gempa bumi. Nyaris tidak ada wilayah yang bebas dari gempa. Karena itu, pembangunan wajib mempertimbangkan aspek kebencanaan, termasuk daerah wisata.

”Menurut saya NTB 99 persen rawan bencana gempa bumi,” kata Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Diklat Bappenas Wignyo Adiyoso dalam bendah buku “Manajemen Bencana” di kantor Bappeda NTB, kemarin (14/5).

Gempa bertubi-tubi tahun lalu, ditambah sejarah gempa besar di masa silam menunjukkan potensi bencana di NTB sangat tinggi. Meski menyeramkan, tapi daerah tidak perlu terlalu khawatir. Bila mampu dikelola dengan manajemen bencana yang tepat masyarakat akan selamat.

Guna mengurangi risiko bencana, menurut Wignyo, langkah yang harus dilakukan, antara lain pemerintah membuat peta detail lokasi yang memiliki sesar aktif yang bisa memicu tsunami. Setelah itu, dilakukan mitigasi bencana dengan memperbanyak penyuluhan. Rumah-rumah dan gedung kantor yang dibangun harus tahan gempa. Izin-izin mendirikan bangunan mewajibkan bangunan tahan gempa.

Terhadap daerah wisata, manajemen komunikasi pemerintah harus diperbaiki. Pemerintah harus terbuka dan memberikan penjelasan tentang kondisi daerah itu. Baik kepada pelaku usaha maupun wisatawan.

Dengan begitu pelaku usaha tahu apa yang harus dilakukan. Paham tindakan untuk mengurangi risiko bencana. Termasuk untuk menyelamatkan wisatawan saat bencana. ”Mereka harus memahami daerah itu berisiko dan punya informasi langkap cara menghadapi bencana,” katanya.

Kepada wisatawan, pemerintah juga harus berterus terang. Berikan informasi sejelas-jelasnya kepada wisatawan tentang potensi bencana. Sehingga wisatawan paham apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi. ”Tidak perlu khawatir, yang diperlukan turis saat ini adalah transparansi,” katanya.

Pemerintah daerah tidak perlu takut menyampaikan apa adanya ke calon wisatawan. Justru ketika tidak diberikan informasi yang jelas, dampaknya lebih buruk. Di sana ada peluang beredarnya informsi hoax yang memperkeruh susana. ”Wisatawan luar negeri ingin kepastian informasi,” tegasnya.

Intinya Jangan Lengah

Doktor manjemen kebencanaan jebolan Ritsumeikan University Jepang ini mengingatkan, NTB harus menyadari hampir seluruh wilayah rawan bencana. Baik itu bencana gempa bumi, tsunami, dan gunung berapi, angin puting beliung, banjir dan lainnya.

Pemerintah bersama perguruan tinggi dan semua elemen masyarakat duduk bersama merumuskan kebijakan penanganan kebencanaan. Juga mitigasi bencana dilaukan secara konsisten dan terus menerus.

”Masing-masing sektor harus memasukkan kebencanaan dalam dokumen manajemen perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan,” katanya.

Setelah gempa 2018, dia menilai tumbuh kesadaran mitigasi dan pengurangan risiko bencana, tapi masih sangat kurang. Hal itu terlihat dari penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi masih terlambat. ”Artinya, masih ada masalah terkait kualitas dan kapasitas para pengelola penanganan bencana di NTB,”katanya.

Koordinasi lintas sektor juga menentukan. Koordinasi antar lini tidak hanya terjadi saat rehab rekon perbaikan rumah korban gempa, tetapi juga dalam hal mitigasi bencana. Tidak kalah pentingnya adalah komitmen pimpinan daerah. ”Kesungguhan kepala daerah sangat berpengaruh,” katanya.

Kepala Bappeda NTB Wedha Magma Ardhi menambahkan, pemprov mendorong semua pihak, baik pemerintah daerah, pelaku usaha, dan akademisi ke depan bisa menyusun strategi yang terstruktur dalam menangani bencana. ”Nanti akan bermuara pada rencana kontigensi mengadapi bencana,” katanya.

Buku Manajemen Bencana dari Bappenas tersebut memberikan arah bagaimana memahami, menyikapi dan mengambil tindakan. Terutama dalam penanggulangan bencana. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks