alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Enam Perusahaan Batal Investasi

MATARAM-Tidak semua perusahaan merealisasikan investasinya. Beberapa perusahaan batal menanamkan modalnya ke NTB. Sebagian lagi terkendala lahan.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) NTB H Lalu Gita Ariadi mengungkapkan, pemprov bersama kabupaten/kota melakukan pengawasan terhadap perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), periode Maret-April lalu.

Dari target 139 perusahaan, baru 48 perusahaan yang bisa dipantau. Tim menemukan 13 perusahaan pada tahap produksi komersil tertib laporan kegiatan penanaman modal (LKPM), dan empat perusahaan tidak LKPM. Pada tahap konstruksi, hanya delapan perusahaan yang tertib LKPM dan dua perusahaan tidak tertib LKPM.

Kemudian yang hanya punya lahan namun belum memulai konstruksi 11 perusahaan.  Tim juga menemukan dua perusahaan belum memiliki lahan, dua perusahaan lainnya tidak diketahui keberadaannya. ”Serta enam perusahaan yang dipastikan batal investasi,” katanya.

Gita tidak menjelaskan, jenis perusahaan dan nilai investasi perusahaan tersebut. Juga belum mau menjelaskan alasan enam perusahaan batal berinvestasi. Sebagian besar investasi di NTB didominasi sektor pertambangan dan pariwisata.

DPM-PTSP NTB sendiri sudah melayangkan surat ke Deputi Pengendalian Pelaksanaan BKPM RI. Pemprov meminta arahan untuk tindak lanjut atau kebijakan yang diambil terhadap perusahaan tersebut.

Pemantauan dan pengawsan tersebut dilakukan guna meningkatkan realisasi investasi di NTB. Dengan target investasi Rp 16 triliun tahun ini, realisasi baru Rp 1,3 triliun. Sehingga masih ada sisa sekitar Rp 14,7 triliun yang harus dicapai hingga akhir tahun.

Realisasi Rp 1,3 triliun terdiri PMA Rp 535,7 miliar dan PMDN Rp 749 miliar. Meski masih jauh dari target, Gita optimis bisa mencapainya sampai akhir tahun. ”Saya optimis karena ada event MotoGP, semua akan bergeak melakukan percepatan,” kata Gita.

Terkait investasi, Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, kerja sama dengan beberapa negara tengah digencarkan saat ini. Tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga bidang investasi. Salah satunya dengan pemerintah Tiongkok. Selain mengirim pelajar, pemprov juga mempromosikan beberapa potensi NTB yang bisa dikembangkan para pengusaha dari negeri tirai bambu itu. ”Promosi investasi terus kita lakukan,” katanya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks