alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Cegah Korona, 4.202 TKI yang Pulang ke NTB Harus Jalani Karantina

MATARAM-Jumlah pasien sembuh di NTB mencapai 200 orang, lebih besar dari yang masih dirawat. ”Namun hal ini tidak boleh membuat kita lengah dan mengendurkan kewaspadaan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, dalam keterangan persnya, kemarin (15/5).

Ia menyebut, periode Mei-Juni ini, 4.202 pekerja migran indonesia (PMI) asal NTB yang akan pulang kampung. ”Mereka berasal dari 13 negara penempatan karena kontrak kerja habis,” katanya.

Mengantisipasi kepulangan para PMI, UPT BP2MI wilayah Mataram-NTB menerapkan protokol pelayanan kepulangan PMI di setiap pintu masuk atau debarkasi. ”Kami harap mereka tidak menjadi klaster baru,” katanya.

Tim gabungan dari KKP Kelas II Mataram, Satgas Pencegahan Covid-19 kabupaten, KP3 area debarkasi, Dinas Perhubungan NTB, Dinas Kesehatan NTB, Bakerbangpoldagri NTB, Disnakertrans NTB, dan disnaker kabupaten/kota.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertans) NTB Hj Wismaningsih Drajadiah menjelaskan, semua PMI yang pulang harus mengikuti protokol pencegahan Covid-19. ”Semua wajib karantina. Karantina rumah untuk yang sehat, karantina terpusat untuk yang sakit,” katanya.

Semua PMI yang pulang pasti membawa dokumen kesehatan, tetapi akan dilakukan pemeriksaan lagi di tempat kedatangan. ”Jika ada yang sakit akan dilakukan tes ulang,” katanya.

Kalau ada PMI yang hasil tes cepatnya reaktif, akan dirujuk ke RSUD NTB untuk uji swab. ”Jadi kami sudah menyiapkan langkah ini jauh-jauh hari,” katanya.(ili/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.
Enable Notifications    Ok No thanks