alexametrics
Minggu, 12 Juli 2020
Minggu, 12 Juli 2020

Jalur Diperbaiki, Pendakian Rinjani Bakal Dibuka Bulan Juli

MATARAM-Setelah kawasan tiga gili, wisata pendakian Gunung Rinjani segera dibuka dengan konsep new normal. ”Karena physical distancing dan social distancing di Rinjani lebih mudah kita atur,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB H Lalu Mohammad Faozal, Senin (15/6).

Jika tidak ada halangan, rencananya wisata pendakian Gunung Rinjani akan dibuka di awal Juli. ”Menunggu hari ini, mudah-mudahan ada keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” katanya.

Dinas pariwisata juga berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) untuk penyiapan pembukaan. Mereka akan merumuskan protokol pendakian di tiga pintu pendakian di Rinjani.

Sedangkan untuk destinasi wisata yang lain, sampai saat ini belum ada rencana pembukaan. Kawasan Senggigi, kata Faozal tidak disiapkan destinasinya tetapi lebih pada penyiapan industrinya. ”Bagaimana kesiapan (pelayanan) teman-teman pengusaha, baik hiburan malam mau pun pengusaha hotel,” katanya.

Pemprov dan pemkab selama ini tidak pernah memberikan rekomendasi pembukaan destinasi wisata. Pembukaan empat destinasi utama dilakukan bertahap yakni tiga gili, Rinjani, Moyo, dan Mandalika.

Terkait banyaknya destinasi wisata yang buka sendiri, Faozal menekankan, di semua objek wisata harus menerapkan protokol pencegahan Covid-19 sehingga penularan bisa dikurangi. ”Jangan sampai kita buka-buka tapi kita lengah di situ,” katanya.

Sebab, level IV dan level V penularan virus Korona berada di pusat keramaian. ”Untuk membatasi mata rantai penularan harus kita terapkan protokol itu,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Balai TNGR Dedy Asriady menjelaskan, beberapa persiapan sudah dilakukan Balai TNGR. Antara lain menyiapkan destinasi, seperti jalur wisata pendakian Sembalun, Senaru, Aikberik, Timbanuh, Torean, dan Propok. ”Sudah selesai perbaikan sejak akhir Maret 2020,” katanya.

Sementara objek wisata non pendakian seperti Joben, Kembang Kuning, Sebau, dan lainnya juga sudah siap. ”SOP pendakian dan non pendakian sedang dalam finalisasi dan akan dibahas bersama stakeholder minggu kedua dan ketiga Juni,” jelasnya.

Koordinasi persiapan dengan Pemprov NTB, Pemkab Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Utara dan tim gugus covid-19 dilakukan akhir Juni. ”Kalau semua kelar, kami akan laporkan ke Kementerian LHK untuk mendapatkan izin pembukaan,” jelasnya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Mataram Sorot Kualitas Makanan untuk Pasien Korona

Pansus pengawasan covid DPRD Kota Mataram mengkritisi penanganan pasien di Wisma Nusantara (Wisnu). ”Pas kunjungan ke sana, kita tanyakan beberapa hal. Salah satunya soal makanan,” kata Ketua Pansus Abdurrachman,

Ke Praya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Push Up

Menurunnya kesadaran warga menggunakan masker membuat jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia. “Kami sasar pasar-pasar dan pusat pertokoan di wilayah Praya,” kata Kasatnarkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, Jumat (10/7).

JPS Gemilang III Segera Disalurkan, Mudah-mudahan Tepat Sasaran

antuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III segera disalurkan. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta penyaluran JPS yang terakhir ini dilakukan tanpa cela.

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7

Kompak Lawan Korona, Kelurahan Cakra Timur Bertahan di Zona Hijau

Kelurahan Cakranegara Timur patut dicontoh. Saat keluarahan lain di Kota Mataram zona merah Covid-19, justru Cakra Timur berada pada zona hijau. Strategi para pemimpin di wilayah ini membuat virus Korona tak berani mendekat. Apa resepnya?

Berkurban di Masa Korona, Ini Fatwa MUI

Jumat (10/7) malam Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terbaru bernomor 36/2020 tentang salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. MUI di antaranya meminta kegiatan penyembelihan tidak tekonsentrasi pada saat Idul Adha saja.

Paling Sering Dibaca

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Duka di Lombok Utara, Suami Tewas Tergantung, Istri Tergeletak di Ranjang

Warga Dusun Sumur Jiri, Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, geger. Pasangan suami istri (pasutri) berinisial S, 25 tahun dan R, 20 tahun ditemukan tewas di dalam rumahnya, Minggu malam (5/7).

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Pakai Narkoba, Satu Anggota Polisi Ditangkap di Mataram

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB menangkap jaringan narkoba di salah satu hotel di mataram dua pekan lalu. Sebanyak empat orang berinsial E, LA, AD, dan SL. “E adalah polisi aktif, LA dan AD pecatan polisi, SL warga sipil,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (10/7).

PKS Berpeluang Kocok Ulang Figur di Pilbup Lombok Tengah

Peta kekuatan politik Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Lombok Tengah (Loteng) tampak berimbang. Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan PKS bekerja sama dengan Olat Maras Institute (OMI).
Enable Notifications.    Ok No thanks