alexametrics
Jumat, 14 Agustus 2020
Jumat, 14 Agustus 2020

Partai Demokrat Lombok Utara Nonaktifkan Raden Nyakrasana

TANJUNG-Raden Nyakrasana kini tidak lagi menjabat lagi Wakil Ketua II DPC Demokrat Kabupaten Lombok Utara (KLU). Hal ini diterangkan Sekjen DPC Demokrat KLU H Burhan M Nur, Selasa (14/7).

Kata dia, hasil kongres di Jakarta belum lama ini memerintahkan DPC dan DPD melakukan evaluasi, menyesuaikan AD/ART partai. Dari keputusan partai, ada beberapa sebab Raden Nyakrasana masuk dalam daftar evaluasi kepengurusan.

”Yang bersangkutan nyaris tidak pernah ikut beberapa kegiatan penting partai dalam beberapa kegiatan pasca pileg lalu,” ujar dia.

Burhan mengatakan, pihaknya sudah bersurat terkait penonaktifan Raden Nyakrasana dua pekan lalu. Sehingga dalam kepengurusan yang baru, nama Raden sudah tidak ada.

Perihal adanya kabar Raden mendukung paket calon lain dalam pilkada, kata Burhan itu sah-sah saja. Selama dia tidak masuk dalam kepengurusan partai. Namun bila ada kader Demokrat yang menyampaikan dukungan pada calon lain, maka bisa ditindak tegas.

”Beliau tetap tersemat sebagai kader Demokrat, namun demikian jika mendukung paket lain dengan membawa bendera Demokrat maka partai akan bertindak tegas,” jelasnya.

Ia menyampaikan, Demokrat telah jelas mengusung Najmul Akhyar. Hal ini berdasarkan hasil rapat kerja daerah Partai Demokrat beberapa waktu yang lalu.

”Harus dipatuhi oleh pengurus partai Demokrat Lombok Utara,” tegas dia.

”Kami yakin dan solid untuk kompak dalam pilkada 2020 ini. Tidak ada dualisme terhadap dukungan,” imbuh dia.

Meski SK rekomendasi dukungan DPP belum keluar, Burhan yakin partai tetap mengusung Najmul.

”Arah dukungan sudah final untuk Pilkada KLU dan Dompu,” tandas dia. (fer/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Pasangan Makmur-Ahda Tersandera SK PKB

MATARAM--Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda tersandera SK dukungan dari PKB. Tanpa PKB, pasangan ini kemungkinan besar tak bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram.
Enable Notifications.    Ok No thanks