alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Gubernur NTB: Kampung Sehat Menekan Penyebaran Covid-19

Lomba Kampung Sehat yang dinisiasi Polda NTB telah menjadi instrumen penting untuk menekan penyebaran Covid-19 di Bumi Gora. Diikuti 1.136 desa dan kelurahan di seluruh NTB, program yang menyasar bidang kesehatan, pendidikan, keamanan, dan sosial ekonomi ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Gubernur NTB.

——————————-

 

“Selain indah, kampung sehat ini mampu menekan penyebaran Covid-19 di provinsi NTB,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat mengunjungi Kampung Sehat di Lingkungan Arab Kenangan, di Kecamatan Taliwang, Sumbawa Barat, kemarin (15/9).

Didampingi Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, kedatangan Gubernur Zul di Lingkungan Arab KEnangan disambut dengan lantunan salawat, marawis, dan tarian khas Sumbawa Barat. Dengan mematuhi protokol kesehatan, masyarakat terlihat sangat antusias menunggu kedatangan rombongan orang nomor satu di NTB tersebut.

Gubernur pun menyapa warga yang menyambut. “Tetap jaga kesehatan, jangan lupa tetap pakai masker,” kata Gubernur saat menyapa warga tersebut.

Kampung sehat di lingkungan Arab Kenangan ini mendapat banyak apresiasi dari Gubernur dan Kapolda NTB. Selain karena keindahan dan kebersihannya, kekompakan masyarakat yang sangat tinggi menjadi nilai tambah pada kampung sehat ini.

“Saya bersama Pak Kapolda sangat kagum dengan keindahan, kebersihan, serta kekompakan masyarakat lingkungan Arab Kenangan,” tambah Gubernur.

Bagaimana tidak. Selain dihiasi bunga-bunga yang menawan di sepanjang jalan masuk lingkungan, seluruh rumah di kampung sehat tersebut juga ternyata menyediakan tempat cuci tangan lengkap. Fasilitas ini bersisian dengan bak sampah untuk sampah organik, non organik dan sampah B3.

Saat rombongan tiba di lingkungan tersebut, banyak pula ibu-ibu yang sedang senam dengan menggunakan masker. Ada juga yang sedang menjual produk lokal. Ada pula pelayanan kesehatan. Dan tersedia pula ruang isolasi mandiri yang disiapkan secara khusus oleh masyarakat.

“Ingin sekali berlama-lama di Kampung Sehat yang indah ini. Tapi ada banyak desa lagi yang harus kami kunjungi. Kami mohon izin pamit,” ungkap Gubernur kepada salah seorang masyarakat yang meminta Gubernur berlama-lama di kampung sehat tersebut.

Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, tujuan masyarakat ikut Kampung Sehat bukan semata-mata ingin mengikuti lomba ataupun mendapatkan hadiah. Tapi lebih dari itu, kehadiran Kampung Sehat ini menjadi tradisi di masing-masing kampung yang ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut.

“Lomba dan hadiah jangan sampai menjadi satu-satunya tujuan. Tapi kesehatan, kebersihan, keamanan, hingga menggeliatnya roda perekonomian harus tetap berjalan meski lomba Kampung Sehat nantinya sudah berhenti,” katanya.

Alumnus Akpol 1991 tersebut menegaskan, Kampung Sehat harus bisa mengubah kebiasaan masyarakat. Dengan harapan, di manapun masyarakat berada, kebiasaan untuk menggunakan masker, kebiasaan untuk saling menjaga keamanan, hingga kebiasaan membeli produk-produk lokal tetap bisa dilakukan.

“Jangan sampai kita menjalankan protokol kesehatan pada saat berada di kampung kita saja. Tapi di manapun kita berada. Menjaga kesehatan diri sendiri dan keamanan orang lain harus menjadi yang utama,” tambah jenderal berbintang dua tersebut.

Dia optimistis, Kampung Sehat mampu menekan penyebaran Covid-19 di NTB. Juga mampu mempertahankan dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Lurah Arab Kenangan Erny Petriani mengungkapkan kegembiraan masyarakatnya dikunjungi Gubernur, Kapolda, dan Kejati NTB. “Masyarakat di sini rata-rata pedagang, Biasanya pagi sampai sore sepi, tapi karena Pak Gubernur datang, masyarakat memilih untuk tidak bekerja sehari,” ungkap Erny.

Di Arab Kenangan sendiri, lanjut Erny, sejak kasus Covid-19 menjangkit di NTB, tidak ada satupun masyarakatnya yang terpapar. Saat masker menjadi langka pun, ia meminta kepada pelaku usaha di kampungnya untuk memproduksi masker dalam jumlah banyak.

Selain masker, tambahnya, masyarakat dengan kesadarannya sendiri secara swadaya membeli tempat cuci tangan hingga menata kampungnya. “Kami sangat bersyukur masyarakat kami sangat sadar tentang pentingnya kesehatan,” katanya. (kus/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks