alexametrics
Jumat, 26 Februari 2021
Jumat, 26 Februari 2021

Wagub NTB: Desa Wisata Jangan Abaikan Kebersihan!

MATARAM-Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah meminta pembangunan desa wisata diimbangi juga dengan kebersihan. ”Ini jadi satu paket. Desa wisata itu juga harus bersih dan sehat,” kata Rohmi.

Rohmi menyinggung Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah (Loteng) yang dikunjunginya Kamis (14/1) lalu. Desa Penujak dan desa-desa lain yang bergerak di sektor pariwisata harus menjadi desa sehat.

Menjaga kebersihan lingkungan. Bukan saja di destinasi wisatanya. Sampah yang berserakan, diyakini Rohmi akan mengurangi kenyamanan wisatawan yang datang berkunjung. ”Kalau sudah tidak nyaman, wisatawan lama-lama enggan untuk datang,” ujarnya.

”Kita sudah berikan bantuan kendaraan roda tiga. Diharapkan itu bisa membantu menjaga kebersihan, keasrian, dan keindahan di Desa Penujak,” imbuh Rohmi.

Desa wisata, disebut Rohmi menjadi program unggulan Pemprov NTB. Karena itu, pembangunan dan penataannya dilakukan bersama. Bersinergi antara pemprov, pemerintah kabupaten, dan desa.

Kekompakan dan kerukunan bisa merupakan salah satu kunci keberhasilan setiap program pemerintah. Termasuk menyukseskan desa wisata. ”Kalau tidak kompak dan bersama-sama, sulit program itu selesai dan tepat sasaran, sesuai dengan yang kita inginkan,” jelas wagub.

Wagub memberi penekanan, kemajuan suatu daerah atau desa tidak ditentukan pihak luar. Maupun bantuan yang diberikan, termasuk dari pemerintah. Masyarakat sendiri yang menentukan keberhasilan tersebut.

”Kalau masyarakatnya mudah diajakn berkomunikasi, bisa bersama-sama bergerak untuk merealisasikan keberhasilan itu,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata NTB H Lalu Mohammad Faozal memberi dukungan kepada masyarakat Desa Penujak yang bisa berinovasi dan berkreasi. Membangun dan mengembangkan desa wisata sebagai salah satu target Pemprov NTB.

Adanya desa wisata dengan dukungan berbagai potensi kearifan lokal masyarakat desa. Seperti industri atau kerajinan maupun kulinernya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

”Dampak ekonomi untuk masyarakat yang paling kita harapkan. Kalau ekonomi di desa bergerak, yang di atasnya juga akan berdampak,” kata Faozal. (dit/r5)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks