alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

Jalur Pendukung Menuju Sirkuit Mandalika Masih Amburadul

MATARAM-Akses jalan menuju Sirkuit Mandalika masih kurang oke. Jalan bypass yang dibangun dari bandara ke KEK Mandalika belum nyambung sampai sirkuit. ”Masih kurang lima kilometer,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB H Azhar, usai rapat dengan PT ITDC di kantor gubernur NTB, kemarin (16/3).

Ia menjelaskan, untuk memudahkan akses ke sirkuit Mandalika, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Mataram memang membangun jalan sepanjang 17,3 kilometer. ”Ternyata belum bisa sampai sirkuit itu,” katanya.

Karena itu, PT ITDC meminta pemerintah memperbaiki jalan tersebut agar lebih layak dilalui masuk ke sirkuit. Termasuk perbaikan jalan dari arah Pelabuhan Gili Mas ke arah Lembar. ”Keduanya jalan provinsi tetapi ada di kawasan nasional,” katanya.

Solusinya, gubernur NTB meminta ke Menteri PUPR untuk segera ditangani. BPJN IX Mataram diminta proaktif mengkomunikasikan ke pusat. ”Sehingga bisa ditangani,” ujarnya.

Dia berharap, sebelum MotoGP digelar Oktober 2021, jalan tersebut sudah tertangani. ”Nilai anggarannya belum bisa (disebut) karena DED-nya sedang dibuat, kurang lebih sebulan lagi,” katanya.

Pembangunan jalan tinggal membutuhkan dana, sebab tanah sudah disiapkan PT ITDC sekitar 11,1 hektare. ”Rencana jalan itu dibangun dua jalur,” katanya.

Hanya saja ada beberapa tanah masyarakat yang harus dibebaskan. Hal itu akan dikoordinasikan dengan Pemkab Lombok Tengah. ”Jalan sudah ada hanya saja kapasitasnya tidak cukup,” katanya.

Jalan Kuta-Keruak yang ada saat ini memiliki lebar enam meter, dibutuhkan jalan jalur dua agar lebih lebar. ”Jalan ke arah sirkuit itu memerlukan 30 meter,” katanya.

Kepala Divisi Operasional PT ITDC I Made Pariwijaya mengatakan, jalan tersebut sangat dibutuhkan saat penyelenggaraan MotoGP. ”Akses dari bandara ZAM sampai sirkuit itu harus sama kualitasnya,” katanya.

Dengan demikian jalan itu harus ditingkatkan kualitasnya, minimal sama dengan bypass. Sehingga tidak jomplang. ”Sangat penting untuk dikerjakan sebelum MotoGP digelar,” katanya.

Akses jalan itu menurutnya sangat penting karena menghubungkan KEK Mandalika ke Teluk Awang, sekaligus mempermudah akses dari bandara ke sirkuit. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Bukan Baihaqi, Isvie Akan Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

Golkar dipastikan solid memenangkan setiap pasangan yang diusung. “Sebagai kader Golkar kita harus loyal (pada perintah pertai),” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Gubernur Ingatkan Jaga Kerukunan di Musim Pilkada!

”Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Kamis (17/9/2020).

Koreksi DTKS, Pemprov NTB Coret 215.627 Rumah Tangga

”Data ini dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB H Ahsanul Khalik, Kamis (16/9/2020).

53 SPBU di NTB Sudah Go Digital

”Upaya ini untuk menjawab tantangan di era digital. Pertamina memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, Kamis (17/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks