alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Pegawai DJPb NTB Wajib Belanja Minimal Rp 100 Ribu di UMKM

MATARAM-Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTB punya cara unik untuk membantu UMKM terdampak Covid-19. Semua pegawai di instansi ini diwajibkan belanja minimal Rp 100 ribu ke pedagang kecil.

”Semua pegawai saya haruskan membeli produk UMKM, jangan belanjanya ke mal saja,” kata Kepala Kantor Wilayah DJPb NTB Syarwan, Rabu (16/9/2020).

Menurutnya, gerakan kecil itu bisa membantu UMKM yang terdampak Covid-19. Usaha-usaha kecil bisa tetap bergairah jika para pegawai yang tetap mendapat gaji bulanan berbelanja ke pengusaha kecil.

”Kalau semua pemda mewajibkan pegawainya belanja minimal Rp 100 ribu ke UKM kan bisa banyak,” ujarnya.

Gerakan belanja itu, kata Syarwan, semangatnya sama dengan program JPS Gemilang yang sudah dijalankan. Bedanya, jika JPS Gemilang membeli produk UMKM dengan dana APBD sekala besar, gerakan belanja itu menggunakan uang pribadi masing-masing pegawai.

”Gerakan semacam ini harus terus digencarkan untuk menyelamatkan ekonomi kita,” katanya.

Terpisah, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengatakan, meski saat ini pemerintah berjibaku menangani penyebaran Covid-19, kebijakam stimulus ekonomi juga tetap berjalan. Bantuan mesin-mesin lokal bisa segera disalurkan sehingga ekonomi menggeliat kembali.

Daerah saat ini tidak boleh lengah. Semua upaya untuk menyelamatkan ekonomi harus digecarkan. Dalam situasi krisis saat ini, pemerintah tidak bisa main-main.

”Karena kita tidak bisa berharap dari yang lain, selain dari akselerasi anggaran daerah kita sendiri,” katanya. (ili/r5)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gali Terowongan, Napi Narkoba asal China Kabur dari Lapas Tangerang

KAPOLRES Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengungkapkan, pihaknya menemukan beberapa barang bukti berupa linggis, pahat, obeng dan lainnya yang digunakan terpidana mati kasus narkoba asal Tiongkok tersebut. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang pegawai dan satu orang sipil.

Desa Mantang Masuk Nominasi Juara Lomba Kampung Sehat

Desa Mantang menjadi salah satu desa yang masuk nominasi juara pada Lomba Kampung Sehat di Lombok Tengah. Total ada 10 desa terbaik dari 139 desa dan kelurahan yang mengikuti lomba dari Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks