alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Bayi Tujuh Bulan asal Desa Kateng, Praya Terjangkit Korona, NTB Bertambah Tiga Kasus Positif

MATARAM—Meski jumlah pasien yang dinyatakan sehat bertambah signifikan namun jumlah penularan lokal cukup menghawatirkan. Tiga kasus terbaru yang diumumkan Sekda NTB HL Gita Ariadi Senin (18/5) merupakan penularan lokal. Mereka tidak pernah pernah bepergian ke wilayah luar yang terpapar korona. Kemudian tidak juga pernah memiliki riwayat kontak dengan pasien positif korona.

Dari tiga kasus baru ini satu diantaranya merupakan bayi berusia tujuh bulan.  Ia tercatat sebagai   pasien nomor 372,  HK, laki-laki, usia tujuh  bulan, penduduk Desa Kateng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah.

“Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya,” kata Gita.

Kemudian dua pasien lainnya adalah pasien nomor 373, RA, anak  laki-laki, usia tujuh tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik

Terakhir pasien nomor 374, AN, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah.

 

Terkait penularan lokal ini pemerintah meminta warga tetap waspada. Bila lalai dan tetap bandel, pandemi virus Korona bisa tambah lama di NTB. Sebab penularan virus sampai saat ini belum berhenti.  ”Terutama di daerah transmisi lokal, karena 76 persen pasien kita tanpa gejala,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, pada Lombok Post, kemarin (18/5).

Laju penambahan kasus positif Covid-19 memang menurun, pasien sembuh semakin banyak. Tapi kondisi itu bukan jaminan virus Korona sudah enyah dari tanah Bumi Gora. ”Kasus penularan lokal terus ditemukan,” kata dr Eka.

Sementara itu hari ini Pemprov juga mengumumkan adanya penambahan pasien yang sembuh sebanyak empat orang. Mereka adalah:

Pasien nomor 236, D, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Kebon Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;

Pasien nomor 237, N, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Kebon Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram;

Pasien nomor 305, AEP, perempuan, usia 1 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;

Pasien nomor 313, IGEA, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Dengan penambahan ini jumlah kasus positif terkonfirmasi di NTB  menjadi 374 orang. Rinciannya  236 orang sudah sembuh tujuh meninggal dunia, serta 131 orang masih positif dan dalam keadaan baik.(ili/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks