alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Danrem-Kapolda Imbau Warga NTB Salat Idul Fitri di Rumah Saja

MATARAM-Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa Nomor 28 Tahun 2020. Fatwa tersebut terkait panduan tata cara takbir dan salat Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. ”Kita kawal fatwa itu,” kata Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal, Sabtu (16/5).

Pengawalan tersebut nanti akan dilakukan bersama TNI dan pemerintah daerah. ”Nanti dari Polres jajaran, dandim, koramil hingga jajaran terbawah akan turun memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Fatwa itu menyebutkan, salat Idul Fitri boleh dilaksanakan di rumah secara bersama atau sendiri. Salat Idul Fitri boleh dilaksanakan secara berjamaah di tanah lapang, masjid, mushalla, atau tempat lain dengan beberapa catatan.

Diantaranya, berada di kawasan yang terkendali dari Covid-19 dan dipastikan tidak ada penularan di kawasan tersebut. Di kawasan tersebut juga trend penularan Covid-19 menurun. ”Emang ada kawasan yang seperti itu disini?,” tanya Kapolda.

Intinya, pada saat menjalankan salat Idul Fitri harus tetap menjalankan protokol Covid-19. Seperti menggunakan masker, jaga jarak, dan tetap mencuci tangan.

Juga harus dipastikan rumah yang dijadikan sebagai tempat salat diseterilkan terlebih dahulu. ”Seyogyanya harus disemprotkan cairan desinfektan,” bebernya.

Bagaimana mekanismenya jika ada masyarakat yang dikawasan zona hijau ingin melakukan salat Ied di lapangan, masjid, atau mushalla?. ”Kita akan langsung jemput bola,” ujarnya.

Nanti melalui Babinkamtibmas dan Babinsa hingga Kapolsek yang melakukan komunikasi dengan masyarakat. ”Mereka sudah jalan melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk menjalankan imbauan MUI,” bebernya.

Polda NTB telah menandatangani SK Bersama. Terdiri dari Pemerintah, MUI,  pimpinan DPRD, dan TNI. “SK Bersama itu diterbitkan untuk memberikan imbauan untuk melakukan salat Id dirumah,” kata dia.

Tetapi, kekuatan memutus rantai Covid-19 itu ada di masyarakat. Mereka harus paham betul mengenai protokol. ”Semua ini dilakukan untuk kepentingan bersama. Semakin cepat ditangani, maka pandemi ini bisa lebih cepat tertangani,” ucapnya.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, TNI-Polri akan terus bergandengan tangan untuk menghadapi pandemi Covid-19. Fatwa MUI itu tidak melarang masyarakat untuk melakukan ibadah. ”Fatwa itu dikeluarkan untuk mengantisipasi maraknya penyebaran virus korona,” kata Rizal

Semua dilakukan agar pemutusan rantai covid-19 ini segera berakhir. Sehingga, masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa. “Kita ingin wabah ini segera berakhir. Untuk itu, masyarakat perlu juga memahami metode penanganannya agar terhindar dari penularan Covid-19 ini,” imbaunya. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks