alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Kejati NTB Klaim Lahan KEK Mandalika Bebas dari Sengketa

MATARAM-Tanah enklave di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika masih menjadi sorotan. Kejati NTB mengklaim lahan itu sudah tidak ada masalah lagi. “Semua sudah klir. Tidak ada lagi tanah enklave-enklave itu. Mau apalagi?,” kata Kejati NTB Nanang Sigit Yulianto, Jumat (17/7).

Kepemilikannya itu sudah jelas melalui penerbitan hak pengelolaan lahan (HPL) yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Jika memang masyarakat mengklaim memiliki lahan buktikan dong,” ujarnya.

Lalu bagaimana, masyarakat memiliki bukti alas hak berupa sporadik, pipil garuda, dan kwitansi?. Nanang menjawab buktikan keasliannya. ”Pembuktiannya itu ada di pengadilan. Bukan di lapangan,” tegasnya.

Pihak Kejati NTB melalui jaksa pengacara negara (JPN) siap meladeni gugatannya. ”Jangan sampai masyarakat hanya klaim-klaim sepihak,” kritiknya.

Dari sejak 2014 hingga sekarang, JPN sudah mewakili pihak PT ITDC untuk berperkara di pengadilan. Total ada 16 perkara yang nilai total harga tanahnya Rp 600 miliar sudah diselesaikan. ”Dari 16 perkara itu kita menang semua,” bebernya.

Dari sekian banyak bukti alas hak yang dihadirkan pihak penggugat tidak bisa meyakinkan hakim. ”Malah ada yang menerbitkan sporadik palsu. Ini kan hanya akal-akalan saja,” kata dia.

Saat ini, tinggal perkara dengan Umar saja yang belum ada kekuatan hukum tetap. Perkara dengan Umar masih menunggu putusan kasasi.

Sebelumnya, di pengadilan tingkat pertama, majelis hakim memenangkan JPN. Namun, di tingkat banding, majelis hakim membatalkan putusan pengadilan tingkat pertama. ”Kalau memang ditingkat Kasasi Umar dinyatakan menang, kita lakukan konsinyasi (penitipan uang atau barang pada pengadilan untuk pembayaran),” bebernya.

Namun, Nanang yakin menang di tingkat kasasi. Karena JPN telah membeberkan bukti kuat alas hak kepemilikan berdasarkan HPL yang diterbitkan BPN. ”Dia (Umar, Red) itu hanya main-main saja gugatannya,” ujarnya.

Nanang menegaskan, tidak ada klaim-klaim kepemilikan tanah. Semua sudah klir. ”Sudah HPL-nya kok. Tidak ada pembayaran-pembayaran lagi,” tandasnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks