alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

Lulusan Universitas Bumi Gora Siap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

MATARAM – Kegiatan perkuliahan di Universitas Bumigora (UBG) tetap tetap berlangsung di masa pandemi Covid-19.

Pihak kampus disiplin dan rutin menerapkan protokol kesehatan. Selain itu UBG mengedepankan  konsep pembelajaran dalam jaringan (online). Sistem pembelajaran telah dirancang sehingga  pembelajaran offline dan online bisa berjalan seiring dan saling melengkapi.

“ Jadi pada hakikatnya tidak banyak mengganggu kinerja pembelajaran mahasiswa dan pengajaran dosen. Karena mahasiswa bisa belajar melalui pembelajaran daring kapan saja, dimana saja dan sesuai dengan kecepatan belajar mahasiswa itu,” jelas Rektor UBG, Anthony Anggrawan.

“Bahkan mahasiswa dapat memperoleh dokumen dan file pembelajaran dari setiap mata kuliah yang sedang berlangsung, sehingga mahasiswa bisa juga belajar secara offline,” sambungnya.

Saat ini, Universitas Bumigora tengah membuka penerimaan mahasiswa baru dari berbagai latar belakang lulusan SMA/SMK/MA.

Ada 12 Program studi tersedia yang bisa dimasuki, diantaranya ; S1 Ilmu Komputer, S1 Desain Komunikasi Visual, dan  S1 Rekayasa Perangkat Lunak. Kemudian, S1 Teknologi Informasi, S1 Gizi, dan S1 Farmasi. Adapula S1 Manajemen dan  S1 Akuntansi,  S1 Sastra Inggris, dan S1 Hukum. Terakhir, ada D3 Rekayasa Perangkat Lunak Aplikasi, D3 Sistem Informasi, dan D3 Bahasa Inggris.

Calon mahasiswa bisa memperoleh informasi dengan mendatangi langsung kampus di Jalan Ismail Marzuki Mataram. Selain itu, juga bisa dengan mengujungi website kampus. Yakni dengan mengakses laman online – http://pmb.universitasbumigora.ac.id.

Anthony mengatakan bahwa pendaftaran dibuka sampai dengan gelombang 3 tanggal 15 September 2020 untuk semua program studi yang ada. Namun Ia tak menampik kemungkinan akan menutup lebih cepat masa pendaftaran dari jadwal semula.

“Karena calon mahasiswa prodinya sudah mendekati jumlah kuota. khusus program studi ilmu komputer/teknik informatika, dibuka hanya dua gelombang saja,” terangnya.

“Untuk prodi yang lama seperti ilmu komputer bisa tutup lebih awal karna keterbatsan kouta penerimaan, dan mungkin hanya sampai gelombang 2 saja”, tambahnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa terutama pada fakultas teknik dan desain, Universitas Bumigora mengajarkan penggunaan teknologi yang terkini. Diantaranya yakni ; jaringan komputer atau computer network, web design, pemerograman, cloud computing, dan lain-lain. “Jadi lulusan Universitas Bumigora sangat siap menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0,” ujar Anthony, Rektor UBG. (ziz/adv)

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Empat Hari Razia di NTB, Pelanggar Protokol Korona Capai 1.222 Orang

BARU empat hari operasi yustisi oleh tim gabungan, warga yang terjaring razia masker sudah mencapai 1.222 orang. Sebanyak 30 orang di antaranya merupakan aparatur sipil negara (ASN). Sisanya 1.292 orang masyarakat umum.

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Bukan Baihaqi, Isvie Akan Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

Golkar dipastikan solid memenangkan setiap pasangan yang diusung. “Sebagai kader Golkar kita harus loyal (pada perintah pertai),” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Gubernur Ingatkan Jaga Kerukunan di Musim Pilkada!

”Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Kamis (17/9/2020).

Koreksi DTKS, Pemprov NTB Coret 215.627 Rumah Tangga

”Data ini dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB H Ahsanul Khalik, Kamis (16/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks