alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

MATARAM-Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

“Saya secara pribadi komunikasi dengan beliau. Mendoakan keselamatannya,” ujar TGB saat mengisi kajian tafsir Alquran di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram, kemarin (18/9).

TGB menegaskan, negara memiliki kewajiban untuk mengusut dan menuntaskan kasus penusukan ulama ini. Mulai dari kronologi, pelaku, modus, keterlibatan pihak lain, dan apa motif penusukan.

“Karena kita membentuk Negara Indonesia ini untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Walaupun awalnya beliau warga Arab Saudi, tetapi sekarang beliau WNI. Maka harus terwujud keselamatan untuk beliau dan kita semua,” tegasnya.

Kepedulian TGB terhadap Syaikh Ali Jaber karena keduanya memiliki hubungan emosional yang kuat sesama ulama. Terlebih, Syaikh Ali Jaber disebutnya memiliki istri orang Lombok. Tepatnya dari Monjok, Mataram. Sebelum berdakwah ke Jakarta, Syaikh Ali Jaber juga banyak berdakwah di Mataram.

“Beliau itu berdakwah tidak pernah menyinggung siapapun. Beliau hanya berdakwah untuk menghidupkan Alquran di hati kita,” terang Gubernur NTB dua periode itu.

Syaikh Ali Jaber mengajak kecintaan terhadap Alquran dan mengajak masyarakat mendidik anaknya mencintai Alquran. “Tidak ada alasan dan dalih apapun (untuk menyerang Syaikh Ali Jaber). Seharusnya beliau dijaga sebagaimana kita warga Indonesia berhak mendapat perlindungan,” ujar TGB.

Sehingga ia berharap semua pihak mendoakan supaya hal seperti ini tidak terjadi lagi. Meski begitu, TGB meminta masyarakat tidak terpancing. “Jangan kita berkomentar hal yang kita tidak tahu. Kalau saya, salah satu prinsip untuk memudahkan kita menganalisa, siapa yang paling diuntungkan dari peristiwa ini,” paparnya.

“Menurut saya (orang yang diuntungkan) adalah orang yang selalu berusaha memecah belah umat. Agar kita saling curiga satu sama lain,” sambungnya.

TGB menganalisa dengan kejadian ini, ada pihak yang ingin membuat rakyat curiga kepada pemerintah. Mengakibatkan pemerintah tidak senang kepada rakyat. “Siapa mereka, Wallohualam. Yang jelas, mereka adalah orang yang ingin melihat kita pecah antar umat dan sesama anak bangsa,” bebernya.

Ia mengajak masyarakat berdoa yang terbaik untuk aparat penegak hukum agar bisa memproses kasus ini hingga tuntas. TGB juga mendoakan yang terbaik untuk umat dan bangsa ini.

Senada dengan TGB, H Anom, salah satu warga Dasan Agung juga menyesalkan peristiwa penusukan Syaik Ali Jaber. Pria yang sudah puluhan tahun hidup di Mataram ini mengaku beberapa kali menghadiri pengajian dengan penceramah yang istrinya merupakan warga Mataram itu. “Saya sering mendengarkan beliau kalau ceramah di Mataram,” akunya.

Sehingga ketika mendengar kasus penusukan, ia ikut merasa sedih. H Anom berharap pelaku dan semua yang terlibat dalam kasus penusukan bisa mendapatkan hukuman yang setimpal. (ton/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks